AYOJAKARTA.COM - Kejanggalan demi kejanggalan turut mewarnai kasus Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J.
Ferdy Sambo diduga sudah merencanakan peristiwa pembunuhan itu sejak di Magelang, yakni ketika momen perayaan anniversary dengan Putri Candrawathi.
Beberapa kejanggalan itu disampaikan oleh Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum keluarga Brigadir J.
Dikutip AyoJakarta dari kanal YouTube metrotvnews pada Sabtu (3/12/2022), Kamaruddin Simanjuntak menyebutkan bahwa Bripka RR sejak awal sudah mengetahui rencana pembunuhan rekannya, Yosua.
Baca Juga: Terkuak Alasan Yosua Dibunuh! Ferdy Sambo Ketahuan Punya Dua Wanita Cantik, Brigadir J Diduga 'Cepu'
Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa tidak biasanya Putri Candrawathi berbeda mobil dengan ajudannya, Brigadir J.
Hal itu menjadi sesuatu yang janggal dalam kasus pembunuhan tersebut.
"Putri memerintahkan supaya Yosua beda mobil dengan dia," ujar Kamaruddin Simanjuntak.
Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan bahwa masuk akal jika sebelumnya Bripka RR diduga sudah mengetahui rencana pembunuhan Yosua.
Baca Juga: Curiga pada Sarung Tangan yang Dipakai Ferdy Sambo, Ronny Talapessy Kaitkan dengan Kesaksian Romer
Yaitu dengan menabrakkan mobilnya ke sebelah kiri yang pada posisi itu terdapat Brigadir Joshua di dalamnya.
Namun, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa saat itu Bripka RR tidak menjalankan perintah tersebut.
Sehingga, diadakan lagi rencana pembunuhan yang selanjutnya di rumah Saguling.
Kejanggalan berikutnya yaitu terkait senjata milik Brigadir J yang dibawa oleh Putri Candrawathi.
Sebab menurut Kamaruddin Simanjuntak, saat istri Ferdy Sambo tidak semobil dengan Brigadir J pun sebenarnya tak masalah, tetapi ada hal lain yang menjadi sorotan.
Baca Juga: Pesan Menyentuh Orang Tua Richard Eliezer Kepada Ferdy Sambo: Jangan Korbankan Anak Saya!
Yaitu kenapa senjata itu tidak diberikan kepada Yosua.
"Dengan dia beda mobil tentu tidak ada masalah senjata dipegang oleh Joshua, tapi kenapa senjata terus tidak diberikan?" tanya Kamaruddin Simanjuntak.
Diketahui Brigadir J kala itu sempat meminta Putri Candrawathi agar senjata miliknya dikembalikan.
Karena menurutnya, senjata memang seharusnya melekat pada diri ajudan.
Akan tetapi, tidak ada tanggapan dari istri Ferdy Sambo tersebut.***

Share this article
Berikut sederet kejanggalan kasus pembunuhan Brigadir J yang diungkap oleh Kamaruddin Simanjuntak, apa saja?