Jadi Mahasiswa organisatoris atau mahasiswa idealis? Itulah pilihanmu

Mahasiswa

Mahasiswa

“Hidup Mahasiswa, Hidup Rakyat Indonesia” rasanya tidak asing bukan mendengar doktrin tersebut? tentu kita sering mendengarnya di kehidupan kampus. Kehidupan mahasiswa menjadi suatu dinamika sendiri bagi setiap individu yang pernah menjalani kehidupan kampus.

Dinamika berkuliah, berorganisasi, menyusun laporan, ngopi dengan teman dan sebagainya ditengah keterbatas waktu telah menciptakan kenangan manis-pahit di relung hati setiap orang yang pernah menjadi mahasiswa.

Mahasiswa yang katanya memiliki beberapa fungsi alhasil dituntut memiliki jiwa sosial yang tinggi kepada masyarakat khususnya masyarakat pinggiran yang tertindas. Maka untuk menciptakan paham-paham yang seolah ingin menyelamatkan rakyat yang tertindas dengungan tersebut sering kali di gaungkan oleh para senior-senior mereka di kampus khususnya ketika musim mahasiswa baru (maba) sehingga tahap pertama kaderisasi Pelacur Idealisme berhasil.

Pasca doktrin pertama mengakar di kehidupan mahasiswa khususnya mahasiswa baru mereka juga tersadar bahwa ada sesuatu yang lebih penting dari hanya sekedar duduk ditengah kelas mendengarkan dongeng dari sang dosen yakni berorganisasi. Ini sejalan penetrasi tahap kedua dengan doktrinnya yaitu “Kalian Itu Harus Berorganisasi Dek!! Karena Kalian Mahasiswa! Dengan Berorganisasi Kalian Bisa Mudah Mendapatkan Pekerjaan”.

Adapun tiga fase yang akan menjelaskan Pelacur Idealisme yaitu sebagai berikut.

Di fase pertama, mereka dipaksa oleh kating (Kakak Tingkat) bilamana menjadi mahasiswa harus berorganisasi. Sebenarnya berorganisasi itu sangat bermanfaat tetapi dalam kondisi tersebut para maba tertekan sehingga mereka membabi buta bergabung dengan organisasi yang mana tidak sesuai dengan potensi dan keinginan mereka alhasil mereka tidak mendapatkan manfaatnya secara optimal. Mereka hanyalah korban dari kebiadaban sistem kaderisasi Pelacur Idealismejadi jangan salahkan mereka.

Singkatnya ‘Jika Mereka Tidak Berorganisasi Maka Mereka Takut Tidak Mendapatkan Pekerjaan’ inilah ketakutan mereka yang dijadikan motivasi dalam berorganisasi.

Di tengah pergulatan dengan kehidupan sehari-hari yakni mahasiswa yang harus menghadir kelas setiap harinya mereka juga menceburkan diri kehidupan organisasi dengan ritual rapatnya, rapat-rapat-rapat dan rapat. Sebab rapat menjadi indikator utama mereka menjadi mahasiswa Aktivis, Seperti yang saya tulis dalam opini saya yang berjudul “Generasi Milenials dalam Pusaran Industri 4.0” dimana kerap kali mahasiswa ingin dikukuhkan sebagai mahasiswa ABC.

Mereka terus melakukan rapat dari pagi hingga malam untuk membahas dan menjalankan program kerja (proker) yang telah ditentukan oleh raker dalam satu tahun kepengurusan. Setelah mereka berusaha dengan keras dan berhasil menjalankan satu proker mereka bangga atas pencapaian mereka seolah itu semua demi Rakyat. Setelah itu mereka mengkaitkan keberhasilan mereka dengan doktrin kedua, alhasil kecemasan mereka terhadap masa depan seakan sirna karena mereka akan mudah mendapatkan pekerjaan.

Saat ini isu yang sering terjadi di kalangan mahasiswa adalah isu Public Speaking. Public speaking merupakan salah satu kemampuan softskill diantara beberapa softskill lainya seperti Critical Thingking, Negotiation, Conflict Management dan sebagainya.

Keluguan maba seolah melihat Public Speaking adalah sesuatu yang ‘WAH’. Mereka dijejali dengan obat mujarab oleh para kating yakni dengan berorganisasi jika ingin mendapatkan kemampuan Public Speaking. Lalu ketika para maba tidak menemukan jawaban atas kebutuhan isu tersebut mereka akhirnya menghadiri seminar-seminar Public Speaking yang nyatanya tidak berguna sama sekali.

Serius! jika kamu ingin menjadi speakers yang handal maka perbanyaklah jam terbangmu dalam presentasi seperti mengikuti Model United Nation (MUN), Call for Paper, Konferensi dan Debat. Bahkan beberapa teman saya yang memiliki penghargaan sebagai pembicara tidak pernah mengikuti seminar Public Speaking, ironis memang.

Di fase kedua, mereka di dera kejenuhan atas aktifitas setiap hari sehingga membuat mereka mencari pelampiasan atas kebuntuan harapan mereka. Untuk terus mengukuhkan posisi mereka sebagai mahasiswa Aktivis mereka melacuri idealisme lainnya yaitu kembali kepada doktrin pertama ‘Hidup Mahasiswa, Hidup Rakyat Indonesia’.

Simbol mereka dalam mengukuhkan diri sebagai Aktivis diikuti dengan kajian yang tengah trend di tengah-tengah masyarakat seperti halnya hari buruh, kenaikan harga pangan, dan sebagainya. Aktifitas mereka pada fase ini kerap kali di lakukan di luar kampus.

Simbol lainnya setelah melakukan kajian mereka mengadakan demonstrasi yang biasanya dilakukan di depan kantor wakil rakyat. Tidak lupa juga cekrak–cekrek untuk dokumentasi di Instagram sebagai ritual akhir dalam upaya pengukuhan sebagai Aktivis.

Di fase terakhir sebagai mahasiswa mereka mencoba mempercantik CV-nya dengan menjadi peserta seminar dan sebagainya sehingga menjadi daya tawar mereka di depan mata perusahaan, ini dilakukan dengan harapan dapat pekerjaan dengan mudah.

Seluruh aktifitas yang mereka lakukan baik dalam kelas maupun ketika berorganisasi di dokumentasikan di media sosial sehingga mendapatkan pengakuan dan meyakinkan kepada publik bahwa mereka adalah mahasiswa yang aktif dan mereka yakin bahwa mereka akan lolos dalam seleksi berkas.

Lalu diakhir masa menjadi mahasiswa mereka akan berkata pada hati kecil mereka, “Oh Ya Gue Harus Kerja, Nyari Duit Sendiri, Harus Mandiri dan Membanggakan Orang Tua”. Seketika mereka melepas jubah (idealisme) mereka dan menanggalkannya di pembuangan tempat sampah.

Pasca lulus dari kehidupan kampus mereka dihadapkan dunia pekerjaan sehingga menyebabkan mereka sibuk atas dirinya sendiri dan meninggalkan Rakyat. Ini lah mahasiswa Pelacur Idealisme dimana idealismenya hanya bersifat spontanitas semata dan dadakan layaknya tahu bulat, rapuh dan kosong isinya.

Mereka seolah membuat diri mereka sebagai Aktivis kampus membawa nama Rakyat Indonesia seolah menjadi pahlawan nyatanya tidak lebih dari pahlawan kesiangan. Sesungguhnya Mereka hanya takut tidak mendapatkan pekerjaan di pasar tenaga kerja.

Terakhir, Pada dasarnya tidak salah apabila mereka melakukan hal-hal seperti itu tetapi cobalah untuk tidak menggunakan nama Rakyat Indonesiadan yang lebih penting cobalah untuk merawat dan menjaga idealisme diri kita masing-masing. Memangnya kalian tau bahwa industri pekerjaan kalian nyatanya justru menyengsarakan rakyat? Maka dari itu berhentilah menjadi Pelacur Idealismesehingga kalian tidak kelihatan munafik di mata sang Khalik.

Auliya Ilhamsyah
Masiswa ekonomi Sumberdaya dan lingkungan IPB 2017

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 14 Jun 2026, 21:54 WIB

Apa Saja Syarat Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor dalam Rangka HUT Jakarta?

HUT ke-499 Jakarta dimeriahkan pemutihan denda PKB & BBNKB otomatis pada 1 Juni–31 Agustus 2026. Warga cukup bayar pokok pajak lewat Samsat Jakarta Fair atau online via Signal, tanpa permohonan khusus

Metropolitan 14 Jun 2026, 20:41 WIB

Semarak HUT ke-499 Jakarta: Tiket Wisata Gratis, Tarif Transum Rp 1, hingga Pemutihan Pajak

HUT ke-499 Jakarta bertema “Bergerak Menuju Era Baru”. Warga menikmati promo tarif transportasi Rp1, gratis masuk Ancol, Ragunan, Monas, museum, serta pemutihan denda pajak kendaraan dan konser PRJ.

Metropolitan 14 Jun 2026, 19:24 WIB

Mahasiswa dari Kampus Mana Saja yang Akan Bergabung dalam Demonstrasi di Jakarta 15 Juni 2026?

Ratusan mahasiswa dari UBK, Unpam, UMJ, dan UI menggelar demo besar di Jakarta pada Senin (15/6). Mereka menuntut evaluasi kebijakan ekonomi, stabilitas rupiah, hingga peninjauan harga BBM.

Nasional 14 Jun 2026, 18:10 WIB

Apakah Besok Senin Ada Demo Bertajuk Indonesia Bangkrut? Intip Dimana Saja Lokasinya

Gelombang aksi mahasiswa digelar Senin (15/6) di Jakarta dan Palembang guna memprotes kondisi ekonomi nasional, mengevaluasi kebijakan pemerintah, serta menuntut kesejahteraan bagi rakyat kecil.

Sport 14 Jun 2026, 15:53 WIB

Ribuan Pelari Mancanegara Meriahkan BTN Jakarta International Marathon 2026

BTN Jakarta International Marathon 2026 sukses digelar dengan lebih dari 45.000 pelari dan partisipasi peserta dari berbagai negara.

Ekonomi 14 Jun 2026, 15:22 WIB

Apa Saja Faktor Eksternal dan Internal yang Memicu Devaluasi Rupiah Saat Ini?

Rupiah melemah ke Rp17.860/USD Juni 2026 akibat faktor global & kebijakan DHE. Head Global Market Maybank I Made Budhi P Artha sebut devaluasi nilai tukar ini lebih berbahaya dari redenominasi.

Ekonomi 14 Jun 2026, 13:53 WIB

Mana yang Lebih Bahaya Saat Rupiah Loyo, Redenominasi atau Devaluasi? Ini Kata Pakar Ekonomi Maybank Indonesia

Juni 2026, Rupiah melemah ke Rp17.985/USD akibat konflik global & penjualan ritel turun 3,7%. Head Global Market Maybank I Made Budhi P Artha sebut devaluasi ini lebih bahaya dibanding redenominasi.

Nasional 14 Jun 2026, 12:43 WIB

Dony Oskaria Sebut Fundamental Ekonomi dan BUMN Jadi Penopang Penguatan IHSG

Danantara menilai penguatan IHSG mencerminkan kepercayaan investor pada fundamental ekonomi Indonesia yang tetap solid.

Teknologi 14 Jun 2026, 11:52 WIB

Manjakan Konten Kreator, Lenovo Hadirkan Dua Seri ThinkBook 16 Inci Terbaru di 2026

Lenovo luncurkan ThinkBook 16p 2026 berbekal RTX 5060 dan layar 3.2K, serta ThinkBook 16 Gen 9 IPL bertenaga Intel Panther Lake. Kedua laptop 16 inci ini dirancang tangguh untuk kreator profesional.

Gadget 14 Jun 2026, 10:41 WIB

Demi Jegal iPhone Fold, Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra di 2026

Samsung siap rilis Galaxy Z Fold 8 & Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026 demi hadapi iPhone Fold. Versi reguler berlayar lebih lebar, sementara varian Ultra berbodi tipis, baterai 5.000mAh.

Metropolitan 13 Jun 2026, 22:09 WIB

Reservasi Dibuka 16 Juni! Tiket Masuk Ancol Gratis 3 Hari Special HUT ke-499 DKI Jakarta

Reservasi tiket gratis mulai dibuka pada 16 Juni 2026 melalui situs resmi ancol.com.

News 13 Jun 2026, 22:02 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa Soal Pemborosan Program MBG, Bakom RI: Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI, Muhammad Qodari, menyatakan bahwa efisiensi keuangan negara telah menjadi prioritas utama Prabowo sejak awal menjabat.

News 13 Jun 2026, 21:08 WIB

Gejayan Memanggil! Giliran Massa di Jogja Gelar Aksi Susul Demo BEM UI di Jakarta

Setelah aksi mahasiswa memadati kawasan Thamrin, Jakarta pada Jumat kemarin, kini giliran massa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Memanggil menggelar demo di pertigaan Gejayan, Sabtu, 13 Juni 2026.

Metropolitan 13 Jun 2026, 20:42 WIB

Komnas PA DKI Jakarta: Aksi Perundungan Bocah hingga Kesetrum di Senen Tindakan Kriminal

Ketua Komnas PA DKI Jakarta, Cornelia Agatha, menegaskan bahwa aksi kekerasan tersebut sudah masuk dalam kategori tindakan kriminal.

News 13 Jun 2026, 20:29 WIB

Kejagung Bongkar Korupsi Motor Listrik BGN: Vendor 'Nakal' Mark Up Harga, Padahal Barang Belum Dirakit

Dalam temuan terbaru, pihak vendor diduga melakukan penggelembungan harga atau markup besar-besaran, sementara unit motornya sendiri diketahui belum selesai dirakit.

Pendidikan 13 Jun 2026, 20:20 WIB

Festival Budaya Maritim Unpad 2026: Kreativitas Mahasiswa Angkat Warisan Nusantara

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran menggelar  Festival Budaya Maritim: Jejak Budaya Maritim Warisan Dunia sebagai proyek Ujian Akhir  Semester (UAS).

News 13 Jun 2026, 19:41 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi MBG, Tersangka Kelima Andri Mulyono Pemenang Tender Motor Listrik Mark Up Rp1,1 Triliun!

Tersangka kelima, Andri Mulyono, menjadi sorotan karena berhasil memenangkan tender pengadaan motor listrik senilai kurang lebih Rp 1,1 triliun di BGN.

News 13 Jun 2026, 17:48 WIB

Ketua DPP PSI Grace Natalie: Jokowi Siap Gunakan Jaket PSI Menjadi Ketua Dewan Pembina

Sudah sembuh, Joko Widodo (Jokowi) akan secara resmi menjadi Ketua Dewan Pembina PSI.

Sport 13 Jun 2026, 17:44 WIB

Antusiasme Tinggi! 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama BTN Jakarta International Marathon 2026

BTN Jakarta International Marathon 2026 sukses digelar! Sebanyak 20.500 pelari meriahkan hari pertama. Cek keseruan event akbar ini!

Metropolitan 13 Jun 2026, 17:32 WIB

Warga Jakarta Merapat! Festival Muharram 2026 Siap Digelar di Taman Bendera Pusaka, Cek Jadwal dan Lineup-nya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengumumkan akan menggelar Festival Muharram Jakarta 2026 pada pertengahan Juni ini.