AYOJAKARTA.COM - Masyarakat kini dihebohkan dengan kasus kecurangan Minyakita yang banyak dijual di pasaran.
Kecurangan tersebut berupa kurangan takaran Minyakita yang seharus 1 liter, hanya 700-900 ml.
Pihak kepolisian dan Dinas Perdagangan pun telah melakukan sidak dan banyak ditemukan kasus kecurangan tersebut di beberapa daerah.
Produsen rupanya sengaja melakukan kecurangan tersebut untuk meraup keuntungan.
Baca Juga: iPhone 16 Series di Indonesia: Prediksi Harga dan Keunggulan yang Bisa Kamu Nikmati
Dikutip dari kanal YouTube tvOneNews. Kamis (13/3/2025) fenomena Minyakita ini tentunya berdampak besar kepada pedagang yang berjualan di pasar.
Salah satunya di pasar Blok F Cilegon, Banten dilaporkan bahwa hanya beberapa pedagang saja yang menjual Minyakita.
Dikatakan bahwa beberapa konsumen memang masih membeli Minyakita dan sebagaian beralih ke minyak kemasan lainnya.
Di Banten sendiri ditemukan ada banyak produk Minyakita yang tidak sesuai ketentuan.
"Ada sekitar 13 ribu ton minyak yang tidak sesuai dengan takaran yang ada di kemasan tersebut," ujar laporan tvOneNews.
Kemudian di Pasar Palmerah, Jakarta masih banyak sekali ditemukan Minyakita yang dijual oleh pedagang.
Salah satu pedagang mengatakan jika masih banyak stok Minyakita yang ia jual dengan harga Rp19 ribu per liter.
Kendati demikian, pedagang tersebut mengaku setujua jika nantinya ada penarikan Minyakita, sehingga tidak boleh dijual kembali.
"Kalau ditarik, saya lebih bersyukur karena terus terang saja masyarakat merasa resah dengan peredaran minyak yang tidak sesuai dengan berat bersihnya itu," kata pedagang Bernama Tika itu.
Bahkan, Tika mengatakan jika alangkah baiknya Minyakita dihilangkan saja agar masyarakat bisa beralih ke minyak goreng yang sesuai dengan ketentuan. ***
Share this article
Salah satu pedagang Minyakita mengatakan jika lebih baik produk tersebut dihilangkan saja, agar tidak meresahkan masyarakat.