AYOJAKARTA.COM – Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia.
Seluruh masyarakat Indonesia yang tersebar di berbagai daerah memiliki cara unik untuk merayakan hari kemerdekaan 17 Agustus.
Mulai dari acara tasyakuran, upacara hingga berbagai perlombaan yang dapat diikuti warganya.
Setiap perlombaan di acara 17 Agustus tak hanya sebagai ajang untuk seru-seruan semata karena terdapat makna yang cukup dalam di balik setiap perlombaan tersebut.
Baca Juga: 5 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus yang Murah Meriah Lengkap Cara Membungkusnya agar Lebih Menarik
Bisa dibilang, setiap perlombaan dapat mengingatkan kita pada perjuangan para pahlawan di masa lalu saat melawan para penjajah.
Sebagai contoh perlombaan yang sering dilakukan di acara hari kemerdekaan yaitu lomba makan kerupuk, panjat pinang hingga balap karung.
Lantas, apa makna di balik lomba-lomba tersebut?
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV pada Jumat 2 Agustus 2024, berikut penjelasannya:
1. Makan Kerupuk
Lomba makan kerupuk menjadi lomba yang paling umum diadakan masyarakat Indonesia yang memiliki makna cukup dalam.
Kerupuk yang digunakan sebagai lomba identik dengan makanan masyarakat Indonesia yang kurang mampu.
Tujuan perlombaan ini untuk mengingatkan masyarakat Indonesia bahwa pada saat perang penjajahan kondisi masyarakat Indonesia sangat sulit dan memprihatinkan.
Baca Juga: Istana Resmi Rilis Logo dan Tema HUT RI ke 79, Ternyata Seperti Ini Maknanya
2. Bakiak
Bakiak berbentuk sandal dengan ukuran yang sangat panjang dan bisa diisi dua orang hingga tiga orang.
Kelompok yang mengikuti perlombaan ini harus kompak dan saling bekerjasama antara satu dengan yang lain.
Pesan yang disampaikan dalam perlombaan ini adalah mengingatkan masyarakat Indonesia untuk bisa gotong royong dalam mencapai kemenangan.
3. Panjat Pinang
Lomba ini awalnya berasal dari penjajah Belanda yang digelar bangsanya saat ada perayaan besar.
Dulunya perlombaan ini dikenal dengan De Klimmast yang memiliki arti memanjat tiang.
Meskipun memiliki pro dan kontra terdapat makna perjuangan yang cukup dalam bagi bangsa Indonesia saat melawan penjajah.
4. Balap Karung
Lomba balap karung menggambarkan kondisi sulit masyarakat Indonesia untuk mendapatkan kain sebagai pakaian yang layak pada masa penjajahan.
Masyarakat Indonesia menjadikan karung goni sebagai alternatif pengganti pakaian karena hanya ada karung goni yang mudah ditemukan pada saat itu.
Perlombaan ini juga dapat menggambarkan betapa sulitnya berlari ketika kedua kaki dibatasi dengan karung.
Demikian makna perlombaan makan kerupuk, bakiak, panjat pinang dan balap karung, yang memiliki sejarah di dalamnya.***
Share this article
Ketahui makna perlombaan di balik peringatan HUT RI 17 Agustus, mulai dari makan kerupuk hingga balap karung.