AYOJAKARTA.COM – Nusantara Baru Indonesia Maju merupakan tema yang tersirat dalam logo peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Indonesia.
Selain memiliki nilai transisi atau perpindahan ibu kota negara Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan, Nusantara Baru Indonesia Maju memiliki nilai peralihan.
Tema kalimat Nusantara Baru Indonesia Maju juga memiliki makna mendalam perihal adanya pergantian kepemimpinan bangsa Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Heru Budi Hartono selaku Kepala Sekretariat Presiden dan Panitia Pelaksana HUT ke-79 Indonesia.
Baca Juga: 6 Kota Paling Tua di Indonesia, Warisan Peradaban Nusantara
Selain menyimpan nilai persatuan dan kesatuan, desain logo peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Indonesia juga memiliki muatan sejumlah nilai kebangsaan.
Mengacu pada bentuk logo yang akan digunakan dalam perayaan kemerdekaan Agustus 2024 mendatang, berikut nilai filosofis di dalamnya yang dikutip ayojakarta.com dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (25/6/2024).
Guratan garis yang membentuk bagian puncak angka 7 merupakan representasi dari paruh Garuda Pancasila sebagai simbol ideologi bangsa Indonesia.
Selain itu, tarikan garis penghubung atau arah lengkung pada angka 7 juga memiliki makna sebagai pertumbuhan ekonomi yang terus berlangsung.
Baca Juga: Istana Resmi Rilis Logo dan Tema HUT RI ke 79, Ternyata Seperti Ini Maknanya
Bentuk lingkaran pada puncak angka 9 merupakan isyarat dan harapan bangsa Indonesia akan pembangunan yang terus berkelanjutan.
Pada bagian angka 9 yang menyerupai siluet daun menyimpan nilai filosofis akan pentingnya ekonomi hijau atau ramah lingkungan.
“Bersinergi dengan alam dan selalu memperhatikan akar budaya dan identitas,” jelas Heru saat memaparkan penjelasan.
Kaki angka keseluruhan 79, bila dilihat secara diagonal akan membentuk dua tangan sebagaimana orang berdoa dan simbol persatuan.
Baca Juga: Ini Dia Tema dan Logo HUT RI ke-79 yang Diluncurkan Istana
Nilai filosofis yang tersembunyi dalam goresan tersebut memiliki nilai persatuan dan harapan serta kesetaraan.
Tarikan garis pada angka 79 yang simetris juga merupakan representasi atas kekayaan alam dan sumber daya Indonesia.
Logo yang di desain salah satu warga Surabaya bernama Inggrid Wenas ini juga memiliki elemen grafis yang terinspirasi dari alam.
Selain memiliki nilai filosofis berupa sungai, gunung, pohon dan bunga, tarikan simetris juga merupakan aspek penting bangsa Indonesia.
Baca Juga: Jelang Perayaan HUT DKI Jakarta 2024, Terungkap Filosofi Logo HUT ke-497, Apa?
Tarikan corak yang terinspirasi dari Sungai Kapuas di Kalimantan merupakan simbol panjangnya perjalanan bangsa Indonesia.
Adapun keempat aspek penting tersebut antara lain Pancasila, UUD, NKRI serta Bhinneka Tunggal Ika yang kesemuanya merupakan Empat Pilar Kebangsaan.
Keempat garis bergelombang yang membentuk lingkaran penuh merupakan entitas dari nilai Persatuan Indonesia atau persatuan berbagai rumpun.
“Elemen grafis ini mengandung harapan negara akan terus berkembang mengikuti zaman atau arus, namun tetap berpegang pada nilai luhur atau muaranya,” jelas Heru.***

Share this article
Makna filosofis logo HUT ke-79 Kemerdekaan Indonesia yang bertema Nusantara Baru Indonesia Maju karya warga Surabaya.