AYOJAKARTA.COM - Korban salah tangkap Pegi Setiawan akhirnya bebas dari status tersangka sebagai pembunuh Vina Cirebon dan Eki.
Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki Cirebon ini pun menceritakan pengalamannya selama ditahan.
Meskipun sempat ditahan karena menjadi korban salah tangkap, Pegi Setiawan menganggapnya sebagai pelajaran dalam hidupnya.
Baca Juga: Ajukan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta, Kaesang Pangarep Singgung Survei Anies Baswedan
Selama ditahan, ia mengaku bahwa dirinya diperlakukan baik oleh para tahanan dan petugas.
“Kalau misalkan masalah itu saya lebih (jadikan) pengalaman aja selama di dalam, jadi pengalaman selama di dalam itu ya baik diperlakukan baik oleh sesama tahanan, sama petugas,” kata Pegi dikutip Ayojakarta dari YouTube Kompastv.
“Rekan-rekan saya yang di dalem mereka memberikan motivasi pada kita semua supaya bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi,” imbuhnya.
Pada awal ditahan, dirinya mengaku sempat dipukul oleh oknum polisi.
Kendati demikian, Pegi mengaku lebih memilih memaafkan dan mengikhlaskannya.
“Meskipun pertama kali ada sedikiti pukulan dari saya tapi itu tidak masalah bagi saya, saya ikhlas karena mungkin itu wajar,” katanya.
Seperti diketahui, sebelumnya Pegi Setiawan ditahan atas tuduhan menjadi DPO kasus pembunuhan Vina Cirebon.
Namun akhirnya praperadilan dimenangkan oleh Pegi dan status tersangka dianggap tidak sah.
Pegi pun bisa bebas dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Ketika pulang ke kampung halamana, Pegi pun disambut meriah oleh tetangga dan teman dekatnya.***

Share this article
Usai menjadi korban salah tangkap, Pegi Setiawan pada awal ditahan, mengaku sempat dipukul oleh oknum polisi.