AYOJAKARTA.COM -- Kabar baik menghampiri para penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Program sembako yang alokasi pencairannya dijadwalkan hingga bulan Maret 2024 akan segera turun.
Banyak yang menantikan kabar ini, terutama para penerima manfaat yang juga termasuk dalam kategori penerima BLT Rp600.000.
Apa saja informasi terbaru yang patut disimak?
Baca Juga: 5 Sifat Toxic yang Perlu Disadari Keberadaannya, Punya Hobi Menuding dan Menghakimi Orang Lain
Berikut informasi yang dikutip dari YouTube Info Bansos oleh Ayojakarta.com, Kamis (29/02/24).
Bansos kembali dicairkan secara terjadwal seperti biasanya.
Pemerintah mengalokasikan ansos sejak awal tahun 2024 untuk berbagai program mulai dari BPNT, Program Keluarga Harapan (PKH) hingga bantuan beras Cadangan Pangan Pokok (CPP) 10 kg.
Dari seluruh program yang ada, BPNT adalah salah satu program reguler yang dikelola Kementerian Sosial.
Baca Juga: Update Status SIKS-NG Bansos BPNT Tahap 2 Tahun 2024 Sudah SP2D? Bansos Cair Rp400 Ribu
Meskipun namanya BPNT, namun penyalurannya kini sudah menggunakan sistem pencairan tunai, berbeda dengan sebelumnya yang menggunakan dana yang disimpan di KKS.
Program sembako BPNT bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.
Meskipun mekanisme pencairannya berbeda, tujuan akhirnya tetap sama yaitu membantu masyarakat yang membutuhkan.
Para penerima BPNT pada awal Januari 2024 hanya mendapatkan alokasi pencairan untuk satu bulan.
Baca Juga: 10 Kabupaten Kota dengan Perekonomian Terbesar di Jawa Barat Versi PDRB, Bandung Posisi Kedua!
Namun, perkembangan terbaru menyebutkan bahwa para penerima akan mendapatkan alokasi tambahan untuk dua bulan ke depan, yaitu Februari dan Maret 2024.
Hal ini terjadi setelah terbitnya SP2D baru yang memungkinkan pembayaran bagi KPM selama tiga bulan sekaligus.
Bagi yang telah menarik bantuannya pada Januari 2024 melalui PT Pos, mereka akan menerima tambahan alokasi untuk dua bulan ke depan yaitu Februari dan Maret 2024.
Sedangkan untuk tahap kedua pencairan, penyalurannya akan dilakukan setelah terbitnya daftar nominatif pos pada Maret 2024.
Selain itu, ada update informasi mengenai BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp600.000.
BLT sebesar Rp600.000 ini direncanakan akan dibagikan pada awal Maret 2024.
Selain itu, bantuan pangan berupa beras akan terus dibagikan hingga Juni 2024.
Berbagai program bantuan sosial ini diharapkan dapat menekan jumlah kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Untuk merealisasikan program BLT Mitigasi Risiko Pangan diperlukan anggaran sebesar Rp11,25 triliun.
Baca Juga: Wajib Tau! Ini 20 Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia, Ada Kampus Impian Kamu?
Program ini masih sangat dibutuhkan dan akan disalurkan kepada 18,8 juta KPM.
Tujuannya adalah untuk mengatasi kemiskinan ekstrem hingga tahun 2024.
Diharapkan bahwa pencairan bantuan yang dinantikan dapat berjalan lancar terutama menjelang bulan Ramadhan ketika kebutuhan pangan meningkat.
Itulah update terbaru mengenai pencairan bansos dan BLT Mitigasi Risiko Pangan.***

Share this article
KPM bersiap, pencairan BPNT alokasi hingga Maret 2024 akan segera cair sebesar Rp400 ribu, selengkapnya di sini.