AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas lingkungan dan ketersediaan ruang publik di ibu kota.
Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.
Kepala Bappeda Jakarta, Atika Nur Rahmania, menjelaskan bahwa selain pembangunan unit baru, pemerintah juga akan melakukan penataan terhadap 49 RTH lainnya sebagai bagian dari optimalisasi ruang publik.

"Pada triwulan II tahun ini, kita telah meresmikan Taman Kosambi dan menargetkan pembangunan 10 RTH baru serta penataan 49 RTH hingga akhir tahun 2026," ujar Atika dalam acara Jakarta Budget Talks di Balai Kota Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.
Pembangunan dan revitalisasi RTH ini bukan sekadar untuk mempercantik wajah kota. Atika menekankan bahwa keberadaan taman-taman ini menjadi strategi penting bagi Pemprov Jakarta dalam memperkuat layanan kesehatan promotif bagi warga.
Dengan adanya RTH yang memadai, masyarakat diharapkan memiliki ruang yang nyaman untuk melakukan aktivitas fisik, berinteraksi sosial, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan agar lebih sehat dan inklusif.

Pengembangan ruang terbuka hijau ini menjadi salah satu fokus utama dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat di Jakarta. Program ini berjalan beriringan dengan upaya pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pelestarian lingkungan.
Atika menegaskan bahwa sepanjang paruh pertama tahun 2026, fokus pemerintah adalah memastikan pemenuhan pelayanan dasar yang berkualitas serta menjaga kelestarian lingkungan yang berketahanan.
"Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengakselerasi posisi Jakarta sebagai kota global yang tetap berpijak pada pilar-pilar esensial pelayanan publik," pungkasnya.***
Share this article
Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.