Catat! Pendaftaran KIP Kuliah 2024 SNBP Ditutup Besok, Ini Cara Isi NJOP/Meter di Akun SIM KIP Agar Lolos Verval

Pendaftaran KIP Kuliah 2024 jalur SNBP sampai tanggal 27 Februari 2024.

Pendaftaran KIP Kuliah 2024 jalur SNBP sampai tanggal 27 Februari 2024.

AYOJAKARTA.COM - Pendaftaran KIP Kuliah 2024 sudah dibuka untuk seleksi penerimaan calon mahasiswa baru jalur SNBP 2024.

KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah 2024 ditujukan kepada calon mahasiswa baru melalui jalur seleksi SNBP maupun UTBK SNBT.

Khususnya untuk pendaftaran program KIP Kuliah 2024 melalui jalur SNBP dimulai tanggal 12 Februari sampai tanggal 27 Februari 2024.

Baca Juga: Hore KIP Kuliah 2024 Semester 4 dan 6 Cair Maret Awal Ramadhan? Cek Jadwal, Ternyata 5 Biaya ini Tidak Ditanggung KIP

Program KIP Kuliah 2024 merupakan program bantuan akses pendidikan reguler yang dinaungi oleh Kemendikbudristek RI dan Kemenag RI.

Sasaran penerima bantuan KIP Kuliah 2024 adalah calon mahasiswa baru atau mahasiswa aktif PTN atau PTS yang mengalami kesulitan perekonomian.

Pemerintah benar-benar memberikan fasilitas bagi calon mahasiwa dan mahasiswa aktif yang berprestasi untuk mendapatkan bantuan pendidikan berupa uang pendidikan dan biaya hidup (uang saku) dengan nominal tertentu.

Baca Juga: Daftar 10 PTN dengan Penerima Pendaftar KIP Kuliah Terbanyak di UTBK-SNBT, Tertarik Masuk?

Lalu apa saja fasilitas KIP Kuliah 2024 yang diterima oleh calon mahasiswa yang lolos dan dinyatakan sebagai penerima bantuan?

Bantuan pendidikan KIP Kuliah 2024 akan memberikan uang pendidikan tiap semester dan uang saku (biaya hidup) tiap bulannya.

Untuk bantuan uang pendidikan, nominal yang diterima oleh mahasiswa penerima KIP Kuliah 2024 berbeda-beda tergantung Akreditasi daei Prodi yang dipilih, sebagai berikut :

Baca Juga: Pengisian Data Penghasilan KIP Kuliah dan SNBP Berbeda, Apakah Bisa Dilakukan Sinkronisasi?

- Prodi akreditasi A, maksimal Rp12 juta bagi prodi kedokteran dan Rp8 juta bagi prodi non kedokteran
- Prodi akreditasi B, maksimal Rp4 juta
- Prodi akreditasi C, maksimal Rp2,4 juta

Dana pendidikan yang diberikan ini tidak dapat diuangkan melainkan akan langsung disalurkan dari pihak bank himbara penyalur masuk ke rekening akademik kampus sebagai pembayaran UKT penerima bantuan.

Selain bantuan uang pendidikan, jika penerima KIP Kuliah 2024 masuk dalam skema pencairan dari kuota masing-masing PTN atau PTS maka akan mendapatkan biaya hidup atau uang saku sesuai klasifikasi kluster yang sudah ditetapkan.

Berikut rincian besaran biaya hidup (uang saku) penerima KIP Kuliah 2024 sesuai dengan kluster berdasarkan hasil Survei Besaran Biaya Hidup dan Survei Sosial Ekonomi Nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

- Biaya hidup (uang saku) daerah  kluster 1:  Rp800ribu
- Biaya hidup (uang saku) daerah  kluster 2: Rp950ribu
- Biaya hidup (uang saku) daerah  kluster 3: Rp1,1 juta
- Biaya hidup (uang saku) daerah  kluster 4: Rp 1,25 juta
- Biaya hidup (uang saku) daerah  kluster 5: Rp 1,4 juta.

Baca Juga: Contoh Deskripsi Keadaan Ekonomi KIP Kuliah Lengkap Dokumen Pendukung KIP Kuliah 2024

Pemberian biaya hidup atau uang saku ini berupa dana nontunai tiap bulan yang ditransfer dari pihak bank himbara penyalur ke rekening mahasiswa penerima sehingga dapat ditarik tunaikan sesuai saldo nominal yang diberikan.

Lalu bagaimana cara mendaftar KIP Kuliah 2024 untuk jalur SNBP?

Berikut cara pendaftaran KIP Kuliah 2024 UNS Jalur SNBP.

Baca Juga: Info KIP Kuliah 2024 Semester 2, 4, 6, 8 Fix Cair Awal Maret? Cek Skema Pencairan, Siap-Siap Dapat Rp1,4 Juta

1. Buka laman resmi Kemendikbud RI tentang KIP Kuliah 2023 lalu klik https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/
2. Klik 'Daftar/masuk'
3. Klik 'Daftar baru'
4. Isi data NISN, NPSN, NIK dan email aktif.
5. Input biodata diri secara lengkap.
6. Ikuti tahapan hingga selesai.
7. Jika proses pendaftaran awal selesai maka akun akan dilakukan proses validasi.
8. Setelah validasi berhasil, pendaftar akan mendapatkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses dari sistem KIP Kuliah 2024.
9. Masuk kembali ke laman https://kip kuliah.kemdikbud.go.id
10. Klik "Siswa"
11. Masukkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses, lalu Login
12. Pilih KIP Kuliah sesuai jalur seleksi seperti SNBP, SNBT, atau Mandiri.
13. Pilih PTN:  Universitas Neheri Sebelas Maret
14. Pihak PTN UNS akan melakukan verifikasi lanjutan bagi calon penerima KIP Kuliah 2024 yang telah diterima sebelum diusulkan ke Puslapdik.

Baca Juga: Daftar KIP Kuliah 2024 Bisa Memperkecil Peluang Lolos SNBP dan SNBT? Ini Jawabannya!

Dalam mengisi biodata akun KIP Kuliah 2024 jalur SNBP dan keterangan pelengkap lainnya harus diisi dengan tepat dan jelas. Salah satunya adalah tentang keterangan deskripsi NJOP/Meter.

Banyak pendaftar KIP Kuliah tahun 2023 yang tidak lolos verifikasi dan validasi data akun SIM KIP karena mengisi deskripsi NJOP/Meter yang salah dan kurang tepat.

Sebagai informasi, NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) merupakan  dasar perhitungan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yang biasanya dibayarkan oleh “pemilik bangunan” setiap tahun.

Baca Juga: INFO Penting! KIP Kuliah 2024 Dibuka Tanggal Ini, Cek Link dan Jadwalnya: Tautkan Saat Daftar SNBP SNBT Agar Lolos

NJOP digunakan sebagai pencerminan harga rata-rata dari transaksi jual beli rumah dan bangunan yang wajar di suatu daerah.

Jika harga pasar rumah atau bangunan di suatu daerah tinggi, maka nilai NJOP juga cenderung tinggi.

Saat mengisi akun SIM KIP Kuliah, keterangan deskripsi NJOP/Meter di kolom data rumah harus diisi secara benar.

Hal ini dikarenakan data NJOP menjadi indikator tentang kondisi ekonomi calon penerima bantuan KIP Kuliah sehingga bantuan tersebut dapat diberikan dengan tepat sasaran.

Apabila data NJOP/meter yang diisi memiliki nilai sangat besar dan terbilang masuk kategori orang kaya atau kategori mampu, maka pemberian KIP Kuliah tidak dapat disetujui dan tidak dapat diberikan walaupun persyaratan penerima sudah lengkap.

Baca Juga: Daftar KIP Kuliah atau SNBP 2024, Mana yang Harus Didahulukan? Jangan Sampai Salah, Simak Aturannya Menurut Kemendikbud Ristek

Berikut cara mengisi NJOP/Meter pada data rumah pada Akun pendaftaran SIM KIP Kuliah.

1. Buka laman KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdikbud.gomid.

2. Masuk akun KIP Kuliah Anda

3. Masuk ke menu “Data Rumah”.

4. Siapkan dahulu data Surat PBB.

5. Untuk mengisi NJOP/Meter, Anda dapat melihat atau mengeceknya di Surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

6. Letak NJOP/Meter ada di bawah nama, alamat pemilik, dan objek pajak.

7. Masukkan nilai NJOP yang tertera pada surat pajak tersebut ke dalam formulir. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 08 Jun 2026, 09:24 WIB

Peringatan Dini BMGK: Hujan Lebat Berpotensi Terjadi pada 8-9 Juni 2026, Ini Daftar Wilayah yang Terdampak

Terdapat sejumlah wilayah di Indonesia yang diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

Metropolitan 08 Jun 2026, 08:44 WIB

Jakarta Kembangkan AI untuk Layanan Publik, Ini Lima Fondasi Utamanya

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemerintah yang cepat, akurat, dan mudah diakses.

News 08 Jun 2026, 08:20 WIB

Purbaya Dikabarkan Masuk Bursa Gubernur BI, Jabatan Menteri Keuangan Bakal Diisi Ekonom Chatib Basri?

Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari strategi Prabowo untuk memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter.

News 08 Jun 2026, 08:01 WIB

Said Iqbal Dikabarkan Dilantik jadi Penasihat Presiden Hari Ini, Dalam Bidang Apa?

Said Iqbal disebut akan mengemban jabatan sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 23:11 WIB

Subsidi Capai Rp400 Miliar, Pemprov DKI Berencana Sesuaikan Tarif Transjabodetabek hingga Fasilitas Layanan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan menyiapkan strategi untuk menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek.

Metropolitan 07 Jun 2026, 22:38 WIB

HUT ke-499 DKI Jakarta, Pramono Anung Berencana Gratiskan Sejumlah Destinasi Wisata hingga Transportasi Umum!

Jelang perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499  kota Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana akan meng-gratiskan sejumlah destinasi wisata di Ibu kota.

Pendidikan 07 Jun 2026, 22:07 WIB

SPMB DKI Jakarta 2026, DPRD DKI: Siap Mengawal Kebijakan yang Diterapkan

Menanggapi proses SPMB di DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani memastikan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:26 WIB

Viral Pulau Sampah di Pesisir Muara Angke, Pemprov DKI: 100 Personel Diturunkan Bersihkan Sampah Selama 4 Hari

Sempat ramai di media sosial pulau sampah d pesisir Muara Angke, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung minta DLH DKI secara rutin lakukan pembersihan sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:06 WIB

Berhadiah Insentif Pajak! Pemprov DKI Jakarta akan Gelar Gerakan Pilah Sampah untuk Industri Hotel, Restoran hingga Kafe

Berhadiah insentif pajak, Pemprov DKI Jakarta siap gelar kompetisi gerakan pilah sampah untuk sektor industri hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Bisnis 07 Jun 2026, 17:42 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit Baru Lewat Digitalisasi dan Manajemen Risiko Terintegrasi

BTN sukses menekan rasio kredit bermasalah lewat transformasi Loan Factory yang memperkuat kualitas aset dan efisiensi.

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.