AYOJAKARTA.COM – Hasan Nabi founder Lembaga Cyrus Network untuk quick count pemilu, menceritakan kisah unik kala ia bertemu dengan Presiden Jokowi.
Sebagai informasi, lembaga survei di Indonesia senditi ternyata memiliki beberapa tipe. Ada yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat namun ada pula yang hanya diperuntukkan untuk paslon tertentu.
Salah satu Lembaga yang tidak dikonsumsi masyarakat luas adalah Lembaga Cyrus Network yang foundernya adalah Hasan Nasbi.
Hasan Nasbi menyebutkan dirinya tidak pernah memberikan hasil survei yang dilakukan karena hasil quick count ditunjukkan ole clientnya saja.
Dan usai Pemilu 2024, Hasan Nasbi menyebutkan bahwa hasil surveinya mencapai 55,3 persen, dan pada quick count meraih 58,25 persen.
“Survei ini hanya diketahui oleh beberapa orang TKN ya, diketahui oleh kandidat, diketahui oleh beberapa orang TKN, survei kita 55,3 persen di akhir Januari, kalau quick count kita kan 58,25, ya sekitar 3 persen,” ungkap Hasan Nasbi.
Hasan Nasbi pun hanya memberikan kata kunci berupa Pilpres 2024 ini berlangsung satu putaran dan tebal.
“Makanya saya bilang waktu terakhir sama bang Panangian di sini, bang ini satu putaran dan tebal saya bilang,” kata Hasan Nasbi pada Panangiangan Simanungka di Vidio YouTubenya.
TKN Prabowo-Gibran yang merupakan client dari Hasan Nasbi mengaku juga tahu terkait hasil surveinya, bahkan Presiden RI Joko Widodo juga mengetahui hasil survei Hasan Nasbi.
“Di TKN juga saya bilang satu putaran dan tebal, tapi beberapa orang kenal tahu persis angka itu bang Dasko, bang Nusron Wahid, pak Prabowo, para ajudan-ajudan itu tahu persis, pak Jokowi juga tahu persis angka itu,” kata Hasan Nasbi.
Hasan Nasbi bahkan bercerita saat dirinya dipanggil oleh Presiden RI untuk mengetahui angka survei dari Lembaga Hasan Nasbi, dan hasilnya membuat Jokowi terkejut.
“Pak Jokowi ketika panggil saya tanya-tanya gitu berapa angkanya? Pak segini angkanya, pak Jokowi kaget, masak setinggi itu, yang lain belum setinggi itu kata pak Jokowi,” cerita Hasan Nasbi.
Dikarenakan Jokowi tidak percaya kalau hasil setinggi itu, maka Hasan Nasbi menjelaskan bahwasanya Lembaga survei lainnya akan menemukan angka yang sama dengan lembaganya.
“dan saya bilang pak saya yakin suatu saat mereka akan menemukan angka yang sama dengan saya, karena kita nggak peduli dengan angka orang lain sebenarnya, karena kita hanya percaya dengan angka versi kita sendiri," terang Hasan Nasbi.***

Share this article
Hasan Nabi founder Lembaga Cyrus Network untuk quick count pemilu, menceritakan kisah unik kala ia bertemu dengan Presiden Jokowi.