AYOJAKARTA.COM – Film dokumenter berjudul Dirty Vote yang diposting oleh akun YouTube PSHK Indonesia kini telah mengguncang dunia media sosial.
Hal tersebut dikarenakan film ini mengungkapkan terkait kecurangan yang telah dilakukan oleh Paslon tertentu.
Film dokumenter berjudul Dirty Vote dibintangi oleh tiga ahli hukum tata negara, yakni Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari.
Dikarenakan film dokumenter berjudul Dirty Vote disebut telah menyinggung paslon nomor urut 02, calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka menyebutkan bahwa film tersebut belum ditontonnya.
Lebih lanjut, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka juga menyebutkan kalau memang paslon 02 memang ada kecurangan maka bisa diberikan bukti dan dilaporkan.
“Saya belum nonton, makasih ya masukannya, kalau memang ada kecurangan silahkan nanti dibuktikan, dilaporkan,” kata Gibran Rakabuming Raka.
Lalu, Gibran juga menjelaskan terkait apakah film ini akan merugikan paslon 02, Putra Sulung Joko Widodo tersebut menjelaskan kalau dirinya belum menonton sehingga film dokumenter berjudul Dirty Vote merupakan hal yang biasa.
“Saya belum nonton, jadi ya biasa aja,” ucap cawapres laslon nomor urut 02 itu.
Diketahui tokoh dalam film dokumenter berjudul Dirty Vote turut menjelaskan apa saja kecurangan yang terjadi untuk memenangkan Pemilu 2024.
Bahkan, dalam film tersebut kecurangan yang terjadi diuraikan secara jelas dengan analisis hukum tata negara. Dalam film tersebut, juga memaparkan data dari tahun 2014 hingga 2024.***

Share this article
Gibran Rakabuming Raka juga menyebutkan kalau memang paslon 02 memang ada kecurangan maka bisa diberikan bukti dan dilaporkan.