AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan adanya Siklon Tropis Anggrek yang terdeteksi di perairan bagian Barat Daya Indonesia, pada Selasa, 16 Januari 2024.
Informasi ini disampaikan melalui unggahan resmi akun Instagram @infobmkg pada hari yang sama.
Dikutip Ayojakarta.com dari instagram @infobmkg, Siklon Tropis Anggrek terpantau berada di Samudra Hindia Barat Daya Bengkulu, sekitar 9,5 derajat LS-94 derajat BT.
Baca Juga: BMKG Identifikasi Sesar Baru yang Tidak Terpetakan Penyebab Gempa Sumedang 31 Desember 2023
Siklon ini memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot dan tekanan udara minimum sebesar 994 hPa, bergerak ke arah timur-timur laut.
BMKG memperkirakan bahwa intensitas Siklon Tropis Anggrek akan meningkat dari kategori 1 menjadi kategori 2 dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah Tenggara-Selatan.
Oleh karena itu, masyarakat di sekitar daerah yang berpotensi terdampak diminta untuk tetap waspada.
Baca Juga: Cuaca DKI Jakarta Rabu 17 Januari 2024, Waspada Ada Peringatan Dini dari BMKG!
Dampak Siklon Tropis Anggrek: Gelombang Laut Tinggi
1. Ketinggian 1,25 – 2,5 m:
- Terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat-Jawa Tengah
- Perairan barat Kepulauan Nias – Kepulauan Mentawai
- Perairan Pulau Enggano
- Perairan Bengkulu – Barat Lampung
- Selat Sunda bagian barat dan selatan
- Perairan selatan Banten-Jawa Tengah
2. Ketinggian 2,5-4,0 m:
- Terjadi di Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai – Lampung
- Samudra Hindia Selatan Banten
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memantau perkembangan cuaca melalui saluran informasi resmi dan bersiap menghadapi potensi dampak yang bisa ditimbulkan oleh Siklon Tropis Anggrek. Safety first!***

Share this article
BMKG memperkirakan intensitas Siklon Tropis Anggrek akan meningkat dari kategori 1 menjadi kategori 2 dalam 24 jam.