AYOJAKARTA.COM - Calon Presiden dengan nomor urut satu, Anies Baswedan, menguraikan tiga standar yang akan dijadikan acuan dalam penunjukkan menteri di dalam kabinetnya, apabila berhasil terpilih sebagai Presiden.
Dalam pemaparannya, Anies menegaskan bahwa keputusannya dalam memilih menteri tidak akan terkait dengan keanggotaan partai atau non-partai.
"Jadi menurut saya bukan partai non partai, tapi kompeten atau tidak kompeten. Yang direkrut adalah orang-orang yang kompeten," ucap Anies.
Anies mengungkapkan bahwa menteri di dalam kabinet haruslah individu yang memiliki kompetensi tinggi, riwayat kerja yang positif, dan keterampilan yang sesuai dengan bidang tugas yang akan diemban.
"Orang bisa berkompeten orang bisa berintegritas, tapi dia tidak pernah mengurusi itu, nanti akan bermasalah. Tiga itu kriterianya," kata Anies.
Baca Juga: Risiko Polisi Tak Segera Menahan Firli Bahuri, Pukat UGM Ingatkan Begini
Menurutnya, setiap individu berhak menjadi menteri dalam kabinet tanpa memandang afiliasi partai politik atau non-partai politik.
"Apakah dari partai atau non-partai, yang penting dia adalah warga Indonesia yang memiliki peluang yang sama, dengan syarat tiga persyaratan utama terpenuhi," jelas Anies.
Anies mengisi kampanye pada hari keenam di Sumatera Utara, termasuk menghadiri Haul Guru ke-21 Saidi Syekh H Amir Damsar Syarif Alam di Pondok Pesantren Persulukan Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis, Deli Serdang.
Baca Juga: Paman Usman Gelar Aksi Tangkap Ade Armando dan Datangi Kantor PSI di Yogyakarta
Selain itu, Anies juga berinteraksi dengan relawan dan masyarakat di GOR Dispora Pancing, Deli Serdang. Setelah itu, Anies berencana untuk menghadiri acara Desak Anies di Pos Bloc, Medan.
Kegiatan Anies di Kota Medan akan ditutup dengan acara minum kopi bersama warga di Bandar Kupi.

Share this article
Anies Baswedan menegaskan bahwa keputusannya dalam memilih menteri tidak akan terkait dengan keanggotaan partai atau non-partai.