AYOJAKARTACOM – Meski sudah berstatus inkracht atau berkekuatan hukum tetap, tagar Justice For Jessica terus menggema.
Usai film dokumenter mengenai kasus kopi sianida tayang, warganet menilai terdapat sejumlah keganjilan yang menyebabkan Justice For Jessica perlu dilakukan.
Kecaman warganet terkait Justice For Jessica juga menyasar di sejumlah unggahan jejaring sosial milik Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Wamenkumham Yakin Jessica Wongso Pelaku Kematian Mirna Salihin, Beberkan Gelagat Aneh Ini
Dalam sebuah siniar bersama Karni Ilyas, ayah Wayan Mirna sempat memperlihatkan rekaman video melalui handphone yang menurutnya bukti kuat keterlibatan Jessica.
Menurut Edi Darmawan, video yang tidak pernah ditampilkan di persidangan tersebut merupakan bukti kunci.
Sehubungan dengan adanya tayangan tersebut, Pakar Multimedia Roy Suryo menilai video tersebut masih asli.
Baca Juga: Bukan Dibuang Jessica Wongso, Jaksa Shandy Handika Ungkap Keberadaan Sedotan Kopi Mirna
Namun demikian, langkah-langkah pemrosesan dan pendalaman terhadap video masih perlu dilakukan untuk dijadikan sebagai bukti.
“Kalau tayangan itu dianalisis, secara teknologi kita harus menguji itu, karena masih samar kita membutuhkan ahli,” jelas Roy dalam sebuah diskusi.
Sehubungan dengan video yang ditunjukkan Edi Darmawan, Ahli Digital Forensik Abimanyu Wachjoewidajat memberi tanggapan.
Menurutnya, pentingnya menghadirkan seorang ahli dalam perkara hukum bukan bertujuan untuk menuntaskan hukum.
“Tujuan kita bukan menuntaskan kasus, tetapi mengungkapkan kasus, kita tidak peduli siapa salah dan siapa benar, biar hakim yang memutuskannya,” jelas Abimanyu.
Terkait dengan adanya video yang diperlihatkan Edi, Abimanyu tidak bisa memastikan tangan tersebut merupakan tangan Jessica.
Baca Juga: Soal Celana Jessica Wongso yang Hilang, Jaksa Shandy Handika Ngaku Sudah Cari tapi Tidak Ketemu
Sehingga video yang diperlihatkan Edi tidak bisa sepenuhnya diklaim sebagai bukti kuat keterlibatan Jessica.
“Di persidangan dia nggak tahu akan menang atau tidak, kok bisa ditahan kalau ini bukti kuat? Padahal ini bukti paling nyata,” ungkapnya.
Sehubungan dengan maraknya video tersebut, kuasa hukum Jessica Wongso mengajak agar publik tidak mempercayai video tersebut.
Pasalnya, di dalam persidangan hakim sudah sempat mempertanyakan potensi keberadaan bukti lain terkait kasus tersebut kepada saksi.
“Apakah Anda masih punya rekaman-rekaman lain selain yang ada di sini, dia bilang tidak punya lagi,” terang Otto meniru keterangan saksi di persidangan.
Dengan adanya kemunculan rekaman video, Otto menilai sebuah persoalan serius yang bisa mendatangkan masalah.
Baca Juga: Menguak Fakta Terbaru, Jessica Wongso Ternyata Pernah Nonton Film Pembunuhan Pakai Sianida
“Saya minta rekaman yang ini, oleh masyarakat Indonesia jangan dipercaya, karena ini tidak pernah ditampilkan di persidangan,” jelas Otto.
Anggapan Jessica perlu mendapat keadilan juga menyeruak ketika surat keterangan bermaterai per tanggal 10 Oktober 2023 yang ditulis Jessica beredar.
Dimana dalam pernyataan bermaterai, Jessica mengakui dirinya mendapat pembelaan dari Otto Hasibuan secara cuma-cuma atau Pro Bono.
Baca Juga: 6 Fakta Film Dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso yang Dirilis Netflix
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Rabu, 11 Oktober 2023 dari kanal Youtube tvOneNews. ***

Share this article
Tagar Justice For Jessica mencuat hingga ke Presiden Jokowi, Otto Hasibuan minta masyarakat tidak percaya video kontroversial ayah Mirna.