AYOJAKARTA.COM – Jelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024, banner salah satu bakal capres Ganjar Pranowo justru dicopot oleh pihak TNI.
Kejadian pencopotan banner capres Ganjar Pranowo tersebut terjadi di lahan Makodim 1012/Muara Teweh (Mtw) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah pada Sabtu (15/7/23).
Soal pencopotan banner Ganjar Pranowo tersebut, tentunya menimbulkan pertanyaan besar.
Rupanya hal tersebut memang sengaja dilakukan guna menjaga netralitas TNI dalam Pemilu 2024.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono.
Dalam keterangannya, Julius menegaskan bahwa jelang Pemilu 2024 digelar, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono selalu menekankan netralitas TNI dalam setiap pengarahan pada para prajurit.
Salah satu bentuk netralitas tersebut adalah tidak menyediakan fasilitas baik tempat atau sarana dan prasarana milik TNI untuk ajang kampanye.
“Diantaranya tidak memberikan fasilitas tempat atau sarana dan prasarana milik TNI kepada paslon dan parpol untuk digunakan sebagai sarana kampanye,” terang Julius Widjojono dikutip dari laman Republika.co.id pada Selasa (18/7/23).
Sebagai informasi, sebelumnya beredar narasi di medsos terkait pencopotan baliho Ganjar Pranowo tersebut yang isinya menyudutkan pihak TNI.
Bahkan beberapa akun yang terafiliasi dengan capres Ganjar Pranowo tidak senang atas tindakan personel TNI AD yang menurunkan baliho Ganjar Pranowo di lahan Makodim Muara Taweh.
Berikut isi narasi dalam video viral berdurasi 31 detik yang dinilai menyudutkan TNI tersebut.
“Terkait video viral berdurasi 31 detik, bernarasi arogan oknum TNI ancam relawan copot baliho Ganjar Pranowo, demokrasi dibungkam oleh oknum Komandan TNI di Muara Teweh, Kalimantan Utara, oknum Komandan TNI bernama Edi Purwoko memaksa baleho Ganjar Pranowo diturunkan secara sepihak, oknum mengancam relawan saya pecahkan kepalanya kalau masih berani pasang, Panwaslu dipaksa hadir menyaksikan penurunan baleho tersebut, padahal pemasangan baleho sah-sah saja karena belum masa kampanye., Apa Komandan ini anti Ganjar Pranowo? Atau ada perintah untuk membela capres lain?"
Sementara itu Ganjar Pranowo secara pribadi memilih bersikap tabayyun menanggapi soal pencopotan baliho dirinya oleh oknum TNI tersebut.
“Itu teman-teman lagi ngecek ya, saya belum tahu lebih baik kita klarifikasi duly kita tabayyun dulu apa sebetulnya yang terjadi,” kata Ganjar Pranowo dikutip dari Suara.com pada Senin (17/7/23).***

Share this article
Ramai baliho milik dirinya dicopot oleh TNI AD, Ganjar pRanowo berikan sikap ini hingga pernyataan Kapuspen