AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini bakal calon Presiden (capres) Anies Baswedan mendapat kejadian yang kurang mengenakan.
Puluhan baliho Anies Baswedan diduga dirusak oleh seseorang.
Peristiwa rusaknya baliho ini diketahui terjadi setelah Anies Baswedan menggelar safari politiknya di kota Jember.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompas.com rusaknya baliho diketahui ketika relawan mengecek kondisi baliho saat mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan kembali ke Jakarta pada Minggu, 7 Mei 2023 kemarin.
Namun rupanya baliho bakal capres 2024 itu telah banyak mengalami kerusakan dan disobek.
Berdasarkan informasi yang didapat, baliho yang dirusak sekitar 20.
Baca Juga: Jelang Pilpres 2024, Anies Baswedan Luruskan Sudah Tunaikan Janji Jokowi di Jakarta
Yang mana baliho tersebut tersebar dari Kota Jember hingga Bandara Notohadinegoro.
Melihat kejadian tersebut, akhirnya DPP NasDem Jember pun memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke Polisi.
Ketua Garda Pemuda DPP NasDem Jember, David Handoko Seto mengaku akan menempuh jalur hukum atas perusakan baliho tersebut.
Baca Juga: Anies Baswedan Kembali Disinggung Soal Politik Identitas, Politisi PDIP Tuding Telah Lakukan SARA
Hal itu disampaikan olehnya dengan alasan pihaknya melakukan kerugian materi.
Kuitansi pembelian dan juga beberapa foto baliho yang rusak, dijadikannya sebagai bukti atas laporan tersebut.
“Baliho itu menghabiskan uang sekitar Rp 10 juta, kuitansi pembelian kami jadikan barang bukti laporan. Kami berharap agar Polisi bisa mengusut kasus ini,” kata David Handoko Seto yang dikutip dari YouTube Kompas.com.
Kapolres Jember AKBP M Nur Hidayat mengatakan pihak kepolisin telah menerima laporan tersebut.
Selain itu, pihak Kepolisian pun mengaku akan mengusut kasus tersebut.***

Share this article
DPP NasDem Jember memutuskan untuk melaporkan kasus baliho Anies Baswedan yang dirusak tersebut ke Polisi.