AYOJAKARTA.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa sebuah gempa bumi telah mengguncang wilayah Garut, Jawa Barat, Rabu (1/2/2023).
Gempa yang mengguncang wilayah Jawa Barat tersebut terjadi malam hari pada pukul 22.57 dengan kekuatan 4,4 Magnitudo.
Menurut Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menduga bahwa gempa yang terjadi menjelang tengah malam tersebut dipicu oleh keberadaan sesar Garsela.
Baca Juga: Bangga! Deris Nagara, Mahasiswa Indonesia Asal Ciamis Ini Jadi Ketua BEM di Universitas Columbia
"Gempa guncang Bandung Mag 4,4 kedalaman 10 km. Diduga dipicu Sesar Garsela,” tulis Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG melalui akun twitter pribadinya @DaryonoBMKG.
Berdasarkan hasil analilis dari BMKG, gempa tektonik yang terjadi di Garut tersebut termasuk ke dalam kategori gempa dangkal dengan kedalaman 3 km di wilayah darat.
Sementara itu, pusat guncangan gempa berkekuatan 4,4 Magnitudo ini diketahui berada dalam jarak 19 km ke barat daya dari Garut.
Sementara itu, dampak getaran dari gempa Garut ini dapat dirasakan di sejumlah daerah.
Baca Juga: Hasil Gerakan Bawah Tanah Ferdy Sambo, Irma Hutabarat : Tidak Main-main! Disparitas Menyakitkan
Di wilayah Kabupaten Garut, gempat yang mengguncang kemarin malam dapat dirasakan dengan skala III MMI.
Sementara itu, wilayah Bandung, Lembang, Pangalengan, Pacet, Cileunyi dan Sumedang juga terdampak dengan skala intensitas II MMI.
Fakta-fakta Sesar Garsela
Sebagai terduga pemicu gempa Garut, ada beberapa fakta yang diketahui tentang Sesar Garsela.
Dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com, inilah fakta tentang sesar Garsela yang diduga menjadi pemicu gempa Garut baru-baru ini.
1. Merupakan Sesar Aktif
Berdasarkan infoormasi yang ada, Sesar Garsela diketahui sebagai salah satu sesar aktif yang ada di Jawa Barat.
Tak heran apabila banyak guncangan gempa bumi yang seringkali terjadi di Jawa Barat dan dipicu oleh keberadaan sesar ini.
Baca Juga: Hasil Gerakan Bawah Tanah Ferdy Sambo, Irma Hutabarat : Tidak Main-main! Disparitas Menyakitkan
2. Guncangan Kecil Tapi Mematikan
Walaupun studi membuktikan bahwa Sesar Garsela hanya memberikan guncangan dengan Magnitudo rendah, tetapi efek yang diberikan sangatlah besar.
Pasalnya, Sesar Garsela sendiri menjadi salah satu pusat gempa yang keberadaannya sangat dangkal hingga membuat guncangan terasa signifikan bagi masyarakat.
3. Terdiri dari Dua Segmen
Sesar Garsela diketahui terdiri dari dua segmen yang disebut dengan Segmen Rakutai dan Segmen Kencana.
Segmen Rakutai berada di bagian timur laut yang membentang dengan panjang 19 km, sedangkan Kencana berada di barat daya dengan panjang 17 km.
Baca Juga: Tok! Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1444 H Jatuh Pada..
4. Membentang dari Garut ke Selatan Bandung
Biang kerok gempa bumi yang terjadi di wilayah Garut ini ternyata memiliki panjang 42 km.
Keberadaan Sesar Garsela membentang dari wilayah Garut hingga ke bagian selatan Bandung.
5. Dikelilingi Gunung
Fakta yang terakhir dari Sesar Garsela adalah keberadaannya yang diapit dua gunung aktif.
Dua gunung aktif yaitu Gunung Papandayan dan Gunung Guntur mengelilingi sesar yang menjadi penyebab gempa Garut ini.****

Share this article
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono ungkap dugaan penyebab terjadinya gempa Garut M4,4 pada Rabu 1 Februari 2023