AYOJAKARTA.COM – Pengacara keluarga mendiang Brigadir Yoshua yakni Martin Simanjuntak menanggapi soal persidangan Putri Candrawathi.
Putri Candrawathi kembali menghadiri persidangan pemeriksaan terdakwa pada Rabu (11/1/2023) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan..
Selama persidangan berlangsung, Putri Candrawathi tak kuasa menahan air matanya kerap kali ia menceritakan kejadian pelecehan yang dialaminya.
Seperti yang diketahui, Putri Candrawathi mengaku dirinya mendapat tindak pelecehan dari Brigadir Yoshua pada saat di Magelang.
Dalam persidangan, Putri menegaskan jika dirinya adalah korban pelecehan seksual.
Selain itu, Putri juga mengaku jika dirinya tidak tahu mengapa bisa menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Yoshua.
Hadirnya Putri Candrawathi dalam sidang tentu disorot oleh Martin Simanjuntak.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV, Martin menyampaikan bahwa Putri menangis di persidangan adalah hal yang wajar.
Baca Juga: Berikut 6 Kota di Indonesia yang Relatif Aman dari Bencana Gempa dan Tsunami, Tertarik Untuk Pindah?
Ini karena, dalam dakwaan disebutkan bahwa Putri diancam pidana sampai pada pidana mati.
Menurut Martin, karena diancam dengan pidana tersebut tentu ada sesuatu yang disiapkan oleh Putri.
“Jadi kan bu Putri ini diancam dengan pidana sampai dengan pidana mati ya dalam dakwaan. Jadi wajar saja kalau ada sesuatu hal yang dipersiapkan dalam hal untuk menggaet empati dan simpati hakim,” ucap Martin.
Kemudian, Martin juga menyoroti perubahan penampilan dari Putri saat datang ke persidangan.
Baca Juga: 2 Perintah Penting Ferdy Sambo Diungkap Chuck Putranto, Sebagai Sepri Kadiv: Ini Masih di Luar TKP
Ini karena biasanya Putri tampil nyentrik tiap kali menghadiri persidangan.
“Nah andai saja perubahan busana, perubahan menata rias wajah, perubahan tata rambut itu dilakukan semenjak awal persidangan saya pikir hari ini akan lebih berbeda dengan opini publik yang sudah terbentuk,” ujarnya.
Lebih lanjut, berkaitan dengan kehadiran Putri dalam persidangan kemarin Martin menyampaikan pendapatnya terkait kepribadian Putri.
“Nah namun dari keterangan-keterangan yang disampaikan, saya kok melihat makin menegaskan pendapat saya bahwa bu Putri nih tipe orang yang tidak pernah menganggap dirinya bersalah,” tutupnya.
Setelah persidangan ini, nantinya Putri akan menghadapi sidang tuntutan pada Rabu (18/1/2023).***

Share this article
Putri Candrawathi tak kuasa menahan air matanya kerap kali ia menceritakan kejadian pelecehan yang dialaminya. Martin Simanjuntak ungkap ini