AYOJAKARTA.COM – Pada Minggu (19/11/2023) acara Mata Najwa merayakan ulang tahun ke-13 dengan tajuk Bergerak, Bergerak, Berdampak.
Acara ultah ini mengundang banyak narasumber, beberapa di antaranya adalah paslon Pilpres 2024, termasuk Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Perayaan ulang tahun acara yang dipandu Najwa Shihab tersebut berlangsung dari pukul 12.30-17.15 WIB di Graha Bhakti Budaya, Jakarta.
Selain mengundang paslon Pilpres 2024, hadir juga psikolog dan penyanyi seperti Samanta Elsener serta Kunto Aji.
Terdapat 15 narasumber yang membagikan pengalaman mereka di acara ultah Mata Najwa ke-13.
Baik itu di bidang Sosial Politik, Ekonomi Digital, Self-value maupun Sustainability.
“HARI INI, ada lebih dari 15 narasumber yang bakal berbagi pengalaman dan cerita mereka tentang Sosial Politik, Ekonomi Digital, Self-value dan Sustainability di Perayaan 13 Tahun Mata Najwa: Bergerak Bergerak Berdampak!”, dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @matanajwa, Senin (21/11/2023).
Terlihat pada unggahan reels Instagram @aniesbaswedan, capres nomor urut 1 tersebut datang bersama istrinya.
Baca Juga: Pantun Cak Imin dan Mahfud MD saat Pengundian Nomor Urut Diperkarakan, Begini Kata Bawaslu
Anies Baswedan juga bertemu dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Ia lalu mendapatkan pertanyaan dari Najwa Shihab terkait tidak adanya capres/cawapres perempuan di Pilpres 2024 nanti.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, justru muncul perempuan-perempuan berprestasi di dalam organisasi-organisasi yang ia pimpin.
Ia juga berpendapat bahwa perempuan sangat memainkan peran dalam proses kebijakan.
“Ketika bicara tentang peran, peran perempuan menurut saya bukan hanya tentang apa yang mau dikerjakan. Jadi, saya merasakan sekali ketika bekerja bersama tentu prinsipnya meritokratif dan saya menemukan kenyataan dengan prinsip meritokratif justru muncul perempuan-perempuan berprestasi yang akhirnya berperan di dalam organisasi-organisasi yang saya pimpin,” kata Anies Baswedan.
“Waktu saya di Paramadina misalnya dari 5 direktur, 6 direktur, 4 itu adalah perempuan. Kemarin ketika menangani pandemi covid di Jakarta yang memimpin yang mengerjakan semua mayoritas adalah justru pimpinan-pimpinannya perempuan. Jadi dalam kenyataannya, menemukan peran-peran perempuan dan berharap tentu makin banyak peran itu di dalam proses politik. Tapi dalam proses policy kebijakan, perempuan sangat memainkan peran dan itu ada evidencenya”, ujar Anies Baswedan dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @aniesbaswedan, Selasa (21/11/2023).***

Share this article
Berikut ini jawaban Anies Baswedan saat ditanya Najwa Shihab kenapa tak ada sosok perempuan yang masuk di kontestasi Pilpres 2024.