AYOJAKARTA.COM - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD melalui akun instagramnya menuliskan klarifikasi atas berita yang baru-baru ini viral tentangnya.
Berita tersebut menginformasikan pengangkatan dirinya menjadi Jaksa Agung oleh Prabowo.
Pada gambar lain juga terlihat Mahfud MD berdiri dengan gagah sedang melakukan sumpah pelantikan.
Tidak hanya itu, kabar yang beredar diikuti dengan kebijakan yang akan dilakukan yakni memiskinkan dan hukum mati para koruptor.
Apalagi, dalam keterangannya tertulis bahwa kebijakan tersebut sudah disahkan hari itu juga.
Saat ini, berita soal Mahfud MD diangkat Jadi Jaksa Agung dipastikan HOAX sebagaimana klarifikasinya.
“Dengan segala hormat, saya sampaikan bahwa berita di bawah ini hoax. Berita bahwa saya dilantik atau akan menjadi jaksa agung itu tidak berdasar sumber yang akurat. Gambarnya editan, narasinya hanya fiksi. Jangan bertanya kepada saya lagi, tanya kepada orang yang memproduksi saja. Saya benar2 tidak tahu soal ini,” tulis Mahfud MD lewat akun instagram pribadinya @mohmahfudmd, Kamis (26/12/24).
Sebelum klarifikasi, berita ini sudah dicurigai oleh masyarakat yang beranggapan bahwa itu hoax dan merupakan sebuah ketidakmungkinan.
Baca Juga: Tak Punya Mobil dan Aset NJOP Rp1 M? Berikut Cara Sanggah Penerima KJP Plus 2024
“Sudah kuduga. Sehat2 nggih pak prof,” tulis akun @sari****
“Dari gambar sudah jelas kalo itu editan atau HOAX,” tulis akun @iwanu****
“Saya juga gak yakin pak.. karena jaksa agung itu pejabat karir sedangkan bapak sudah purna.. tapi saya harap bapak tetap berkontribusi,” tulis akun @endan******
“Kemarin saya sempet baca, dalam hati rada curiga sih,” tulis @kari*****
Tak sedikit pula dari netizen yang berharap bahwa berita yang beredar tersebut benar dan menjadi kenyataan.
“Kalo bener pun kita akan seneng pak,” roysh****
“Meskipun hoax, masyarakat Indonesia setuju kok pak dengan TimeLine nya,” tulis akun @dodi*****

Share this article
Mahfud MD melalui akun instagramnya menuliskan klarifikasi atas berita yang menyebut dirinya diangkat jadi Jaksa Agung.