JEDDAH, AYOJAKARTA.COM -- Ada yang baru di penyelenggaraan ibadah Haji 2025, hadirnya sistem layanan berbasis Syarikah.
Dengan sistem layanan berbasis Syarikah ini, para jemaah haji gelombang 2 yang tiba melalui Bandara Internaasional King Abdul Aziz diharapkan untuk menandai koper dan paspor dengan warna yang berbeda.
Sebagai informasi, Daerah Kerja Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengeluarkan edaran baru terkait sistem layanan terbaru ini.
Syarikah sendiri merupakan perusahaan-perusahaan layanan ibadah haji yang ditunjuk oleh pemerintah Arab Saudi untuk memberikan pelayanan akomodasi, transportasi, dan konsumsi kepada jemaah haji.
Kebijakan penerapan Syarikah secara penuh ini baru diterapkan pada tahun 2025.
Terdapat delapan perusahaan Syarikah yang akan melayani jemaah haji Indonesia pada tahun ini.
Dalam satu kelompok terbang (kloter), sangat mungkin jemaah haji dilayani oleh Syarikah yang berbeda atau bahkan merupakan Syarikah Campuran.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan jemaah terpisah dalam penempatan hotel maupun bus transportasi selama berada di Tanah Suci.
Kepala Daker Bandara Abdul Basir menjelaskan langkah antisipasi yang telah diambil.
"Karena layanan kita seluruhnya sudah berbasis Syarikah dan ada beberapa kloter yang Syarikah-nya campuran, kami juga meminta kepada PPIH embarkasi untuk memberikan tanda khusus kepada jemaah-jemaah yang bergabung dalam kelompok Syarikah yang besar," ujarnya di Jeddah, Jumat (16/5) malam waktu setempat.
Penandaan warna pada paspor dan koper jemaah bertujuan untuk mempercepat proses identifikasi dan mobilisasi.
Dengan tanda warna yang jelas, petugas haji Indonesia maupun pihak Syarikah dapat dengan mudah mengarahkan jemaah ke bus yang sesuai dengan kelompok Syarikah mereka.
"Ini terobosan untuk menyikapi permasalahan di lapangan," tegas Basir. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan potensi keterpisahan jemaah dan memastikan kelancaran pergerakan mereka selama menjalankan ibadah haji.
Berikut adalah delapan tanda warna yang digunakan untuk membedakan jemaah berdasarkan Syarikah yang melayani mereka, yang wajib ditempel atau ditandai pada bagasi dan paspor jemaah:
Baca Juga: Popularitas Lisa dan Jennie BLACKPINK Bersinar di Met Gala, Rihanna Sampai Kalah Saing!
1. Syarikah Al Bait Guest: warna hijau tua
2. Syarikah MCDC: warna merah tua
3. Syarikah Rehlat & Manafea: warna merah muda
4. Rakeen Mashariq: warna ungu
5. Rifad: warna oranye
6. Rawaf Mina: warna kuning
7. Al Rifadah: warna biru muda
8. Sana Mashaariq: warna putih
Dengan mengenali nama-nama Syarikah dan tanda warna yang menyertainya, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat lebih memahami sistem layanan yang baru ini dan turut berpartisipasi dalam kelancaran proses di bandara maupun selama berada di Tanah Suci.***

Share this article
Berikut adalah delapan tanda warna yang digunakan untuk membedakan jemaah berdasarkan Syarikah yang melayani mereka