AYOJAKARTA.COM - Eko Darmanto Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Yogyakarta nonaktif satu nasib dengan Rafael Alun Trisambodo usai pamerkan harta kekayaan miliknya di Instagram pribadi.
Imbas kasus penganiayaan Mario Dandy kepada anak GP Anshor, buat bukan hanya sang ayah menjadi perhatian KPK namun para pejabat yang pamerkan harta kekayaaan secara berlebihan.
Hal ini pun menimpa Eko Darmanto yang kerap memperlihatkan gaya mewahnya di laman media sosial pribadinya.
Baca Juga: Langkah-langkah Cara Daftar Online KUR Syariah 2023 di BSI, Pengajuan Mudah dan Cepat!
Pahala Nainggolan seklau Deputi Bidang Pencegahan KPK pun menyebutkan adanya kejanggalan dari kepemilikan harta kekayaan Eko Darmanto.
Oleh karena itu ia akan dipanggil pada Selasa depan nanti.
"Selasa di KPK," ujarnya dikutip dari suara.com
Lebih lanjut Pahala menjelaskan adanya transaksi yang tak lazim dari hutang dan gaji yang dimiliki.
Baca Juga: 5 Kebohongan Azura Luna, Si Penipu Kelas Kakap Asal Indonesia yang Jadi Buronan Internasional
"Utangnya kok meningkat. Kalau dilihat hutangnya Rp 4 miliar lebih (Rp 9 miliar). Lihat penghasilannya setahun cuman 500 juta, nah, lu punya utang Rp 4 miliar penghasilan setahun 500 juta," lanjutnya
Eko Darmanto sendiri sempat disentil oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani karena kerap memperlihatkan kehidupan mewah sebagai ASN.
Sri Mulyani pun mewanti agar anak buahnya tidak melakukan hedonisme sevara berlebihan, ia pun sempat menyemprot klub moge dari Ditjen Pajak.***

Share this article
KPK akan periksa Eko Darmanto, Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Yogyakarta nonaktif soal harta kekayaan yang tak logis...