AYOJAKARTA.COM - Dunia politik Indonesia saat ini menjadi salah satu hal yang menjadi sorotan publik.
Salah satunya, usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut sebagai King Maker 2024.
Julukan King Maker 2024 itu muncul usai Jokowi bertemu dengan lima ketua umum partai politik di kantor PAN dalam geleran acara silaturahmi di bulan bulan Ramadan.
Terkait julukan tersebut, pengamat politik Rocky Gerung pun turut memberi pendapat.
Diketahui, Rocky Gerung merupakan salah satu tokoh yang kerap memberikan komentarnya mengenai kasus-kasus yang terjadi di Indonesia.
Terlebih dalam dunia politik yang jelang Pilpres 2024 ini semakin memanas.
Baca Juga: Presiden Jokowi Jamin Israel Main di Piala Dunia U-20, Rocky Gerung Singgung Pengkhianat Konstitusi!
Dalam hal ini, Rocky Gerung menilai bahwa Jokowi tidak menunjukkan dirinya sebagai kader PDIP.
Jokowi, kata Rocky gerung justru menunjukkan dirinya sebagai pemain politik.
"Jadi satu poin sebetulnya karena bagus juga akhirnya PDIP tahu bahwa yang dia pilih kemarin itu adalah barang bekas lah barang yang salah pilih yaitu bukan kader sebetulnya. Tapi sekedar pemain politik," ujar Rocky Gerung dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Rocky Gerung Official.
Lebih lanjut, Rocky mengatakan jika memang benar Jokowi tampil sebagai kader seharusnya ia menunjukkan perilaku yang sesuai dengan sikap partai.
"Maka dia harus kasih semacam sinyal bahwa tetap PDIP itu bermutu, walaupun mungkin menerima paksaan dari Presiden Jokowi untuk memaksakan Ganjar," katanya.
Di sisi lain, Rocky mengaku tak masalah jika koalisi besar yang jadi wacana Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) memang terbentuk.
Jika memang koalisi tersebut dibentuk, menurut Rocky secara tidak langsung hal ini membuat PDIP seakan terpojok.
Selain itu, Rocky juga menilai bahwa nantinya ada kemungkinan Jokowi akan meninggakan PDIP.
"Makin jelas ini ya bahwa PDIP itu ditinggalkan betul oleh Pak Jokowi. Meskipun Pak Jokowi dengan senyum-senyum ketika ditanya wartawan, apakah betul soal gagasan koalisi besar," ungkapnya.
Selain itu, jika koalisi besar ini terjadi, kata Rocky, akan menjadi momentum PDIP untuk berani melangkah sendiri.
"Ya, mungkin PDIP menganggap bahwa yaudah saatnya untuk kembali khittah pada walaupun sendiri, tetapi berintegritas," lanjutnya.***

Share this article
Rocky Gerung blak-blakan sebut Jokowi akan tinggalkan PDIP, jadi momen partai berlogo banteng itu untuk berani melangkah sendiri.