Kasus Rp 300 T Kemenkeu Ditutup, Rocky Gerung: Orang yang Bergembira Pertama Artinya Dia Menyimpan Kejahatan!

Rocky Gerung
Rocky Gerung

AYOJAKARTA.COM - Heboh kasus aliran dana Kemenkeu dengan jumlah fantastis Rp 300 triliun tiba-tiba saja dianggap selesai oleh sejumlah pihak setelah PPATK memberikan klarifikasi.

Menurut Kepala PPATK, aliran dana Rp 300 triliun merupakan kasus kejahatan keuangan yang ditangani oleh Kemenkeu, bukan TPPU ataupun korupsi, hanya saja memiliki potensi kedua kejahatan tersebut.

Sejumlah pakar TPPU, korupsi hingga akademisi mengkritisi temuan aliran dana Rp 300 triliun mencurigakan Kemenkeu yang tiba-tiba saja senyap begitu saja.

Baca Juga: Belum Selesai! Aliran Dana Mencurigakan Kemenkeu Rp300 T Dikupas Oleh Novel Baswedan

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Novel Baswedan pada Minggu (19/3/2023), Rocky Gerung sebagai intelektual publik Indonesia menganggap bahwa pihak yang bergembira ketika kasus dana mencurigakan di Kemenkeu ditutup adalah pihak yang memiliki kejahatan keuangan.

“Kalau kita lihat psikologi orang, orang yang bergembira pertama itu artinya dia menyimpan kejahatan, itu dasar psikologi,” kata Rocky Gerung.

Baca Juga: Mahfud MD Siap Buka-Bukaan Terkait Dugaan TPPU 300 Triliun kepada DPR

Menurut Rocky Gerung, setelah masyarakat mendengar pernyataan dari Menko Polhukam Mahfud MD bahwa ada aliran dana mencurigakan pada Kemenkeu dengan jumlah yang fantastis maka dibutuhkan penjelasan yang transparan dari pihak yang bersangkutan.

Namun nyatanya, Rocky Gerung merasa justru kasus ini seperti ditutup-tutupi oleh banyak lapisan.

Dalam klarifikasi PPATK disebutkan bahwa aliran dana mencurigakan tersebut adalah kasus kejahatan keuangan yang ditangangi oleh Kemenkeu baik Dirjen Pajak maupun Bea Cukai.

Ini dianggap sebagai data yang seharusnya ditindaklanjuti dengan penyidikan untuk mengetahui apakah ada TPPU atau korupsi di dalamnya.

Baca Juga: Tiba di Jakarta, Mahfud MD Siap Tunjukkan Daftar Dugaan Pencucian Uang Rp 300 Triliun: Saya Tidak Becanda!

Bahkan ia mengatakan bahwa dugaan kasus TPPU yang terjadi atas dana Rp 300 triliun menyangkut nama-nama pegawai Kemenkeu yang strategis yang mana berjumlah ratusan.

“Kan nggak mungkin data yang dikirimkan 200 kali tidak ada crime di situ kan. Itu menyangkut nama-nama yang strategis, jadi mungkin ada 400 orang yang langsung bergembira pada saat ucapan itu,” ujar Rocky Gerung.

Menurutnya, Mahfud MD seharusnya menyatakan bahwa apa yang disampaikan oleh PPATK adalah hal yang keliru.

Baca Juga: Ungkap Transaksi Janggal Rp 300 T di Kemenkeu, Komisi III DPR Heran: Kok Mahfud MD Duluan yang Sampaikan

Karena PPATK hanya menyampaikan sebuah data saja yang belum ditindaklanjuti, belum ada pemeriksaan dan penyidikan.

Rocky Gerung curiga bahwa PPATK mendapat tekanan sehingga pihaknya mengumumkan pernyataan tidak ada TPPU atau korupsi di Kemenkeu berhubungan dengan dana Rp 300 triliun.

Secara kebetulan, PPATK menyampaikan klarifikasinya tersebut ketika Menko Polhukam Mahfud MD sedang berada di luar negeri karena suatu urusan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Rp 300 T
# Menko Polhukam
# Rocky Gerung
# Bea Cukai
# Kejahatan
# Kemenkeu
# PPATK
# Mahfud MD
# TPPU
# Indonesia
# korupsi

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.