Siap-siap ! Pajak Mati 2 Tahun, Kendaraan akan Dianggap Bodong

- Minggu, 31 Juli 2022 | 13:16 WIB
Aturan mengenai penghapusan data terhadap Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) akan segera diterapkan.  (Pikiran Rakyat)
Aturan mengenai penghapusan data terhadap Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) akan segera diterapkan. (Pikiran Rakyat)

 

 

AYOJAKARTA.COM-- Korlantas Polri akan segera mengimplementasikan aturan penghapusan data STNK kendaraan yang mati pajak selama 2 tahun.

Aturan itu sudah termaktub dalam pasal 74 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dikutip AyoJakarta.com dari instagram @ntmc_polri, Sabtu (30/7/2022), Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menjelaskan, apabila aturan tersebut sudah mulai berlaku, kendaraan yang mati pajak selama dua tahun akan dianggap bodong dan data kendaraan akan dihapus dari database.

Baca Juga: Trending di YouTube, Ziva Magnolya Rilis Lagu Munafik, Ingin Pergi Tak Bernyali. Penasaran?

"Kita ingin secepat-cepatnya ya, karena aturan ini sudah sejak 2009 di Undang-Undang," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (29/7/2022).

Menurut Firman, aturan ini berlaku untuk meningkatkan disiplin masyarakat  melaksanakan kewajibannya membayar pajak kendaraan dan mampu memperlancar proses pembangunan di tanah air.

Baca Juga: Jadwal Job Fair Jakarta 2022, Digelar 2-3 Agustus.  Cek Lokasi dan 40 Stand Perusahaannya

Halaman:

Editor: Kiki Dian Sunarwati

Sumber: @ntmc_polri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X