Berjiwa Ksatria! Richard Eliezer Masih Menganggap Terdakwa Obstruction of Justice sebagai Komandannya

- Selasa, 29 November 2022 | 19:44 WIB
Richard Eliezer atau Bharada E meminta maaf kepada para saksi sekaligus terdakwa dari kasus obstruction of justice. (YouTube.com/POLRI TV RADIO)
Richard Eliezer atau Bharada E meminta maaf kepada para saksi sekaligus terdakwa dari kasus obstruction of justice. (YouTube.com/POLRI TV RADIO)

AYOJAKARTA.COM – Sebuah kejadian menarik terjadi pada sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J dengan terdakwa Richard Eliezer, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal.

Bharada E atau Richard Eliezer akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan rasa bersalahnya kepada para petinggi kepolisian yang ikut terjerat dalam kasus ini.

Richard Eliezer menyampaikan permintaan maafnya kepada para saksi dalam sidang kasus pembunuhan terhadap Brigadir J yang digelar pada hari Senin, 28 November 2022.

Baca Juga: Kuat Ma'ruf Dapat Bisikan dari Richard Eliezer, Reaksinya Memicu Tanggapan Netizen

Richard Eliezer atau Bharada E meminta maaf kepada para saksi sekaligus terdakwa dari kasus obstruction of justice setelah mendengarkan keterangan dari mereka.

Bahkan, Bharada E menyebut para saksi sebagai "komandan" dan menyampaikan permintaan maafnya sebelum mengoreksi keterangan dari mereka.

Ia meminta maaf karena sebelumnya sempat memberikan keterangan palsu dan mengikuti skenario Ferdy Sambo, sehingga membuat para komandannya terseret dan dijadikan sebagai terdakwa.

“Sebelumnya, saya izin meminta maaf kepada komandan-komandan saya karena dari awal sudah tidak jujur, tidak terbuka,” ucap Richard Eliezer.

Baca Juga: Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf Kompak Meminta Maaf Pada Komandan: Saya Minta Maaf, Saya Berbohong

Halaman:

Editor: Tedi Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X