AYOJAKARTA.COM--Akhir-akhir ini wilayah di Indonesia sedang sering mengalami guncangan gempa, hal tersebut mengingatan kembali akan ancaman gempa dahsyat atau megathrust di wilayah Jakarta.
Di wilayah Jakarta sendiri diketahui ada sesar-sesar aktif yang membentang sepanjang wilayah selatan Jakarta, salah satunya sesar Baribis.
Hal tersebut pernah diungkapkan oleh beberapa penelitian terkait adanya sesar aktif di wilayah DKI Jakarta yaitu Sesar Baribis yang punya potensi gempa besar atau megathrust.
Baca Juga: Waduh! Kuat Maruf Ungkap Kesaksian Palsu Benny Ali Soal Interogasi, Siapa yang Berbohong?
Salah satu penelitian yang terbaru adalah dari jurnal penelitian dari Guru Besar Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB Sri Widyantoro dan tim.
Jurnal penelitian yang pernah dipublikasikan pada pada Scientific Report Nature pada Kamis 16 Juni 2022 lalu menyatakan jika Sesar Baribis aktif dan dapat memberikan ancaman potensi bencana yang besar.
Dirangkum Ayojakarta.com pada kanal YouTube Harian Kompas Rabu 7 Desember 2022, Sri Widyantoro menjelaskan terkait ancaman sesar Baribis yang aktif tersebut.
“Yang kami tidak inginkan tapi ada potensi itu malah yang jarang muncul gempanya itu takutnya sedang mengakumulasi energi, sehingga kalau terlepas sekaligus energinya cukup kuat,” ujar Sri Widyantoro.
“Seperti yang terjadi di dekat Cianjur Senin 21 November 2022 lalu, magnitudo 5,6 kalo dangkal dan di darat kita tahu sendiri ya sangat berbahaya. Itu sebenarnya yang ingin kami sampaikan,” tambahnya.
Terdapat penelitian lain juga yang menemukan bahwa sebagian dari sesar Baribis yang membentang dari wilayah Banten hingga Jawa Barat saat ini dalam kondisi aktif dan terus bergerak.
Sehingga sesar Baribis haruslah diwaspadai karena dapat menyimpan potensi gempa yang besar bahkan megathrust dengan magnitudo diatas 8.
Kebenaran akan potensi bencana besar tersebut yang diakibatkan oleh sesar Baribis yang aktif juga disampaikan oleh Profesor Danny Hilman, Pakar Gempa dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).
Dani dan tim pakar gempa menemukan jika memang benar bahwa Sesar Baribis saat ini dalam kondisi aktif.
“Sesar Baribis iitu sudah dikenal cukup lama cuma dalam beberapa tahun terakhir kita teliti dengan lebih serius. Dan memang ada satu jalur sesar aktif di utara Jawa itu yang membentang mulai dari Surabaya, Semarang, kemudian ke Subang nah itu sudah dipetakan di peta gempa Indonesia,” ujar Danny.
“Nah tapi ternyata terus membentang sampai selatan Jakarta dan diperkirakan masih terus mungkin sampai ke Anyer. Itu merupakan satu potensi bahaya gempa yang sangat serius karena dia sesar utama yang besar dan melewati wilayah yang padat penduduk,” tambahnya.
Bahkan terdapat catatan sejarah yang mengatakan jika Jakarta pernah diguncang gempa besar mulai dari magnitudo 8.0, magnitudo 7.0 dan ternyata merupakan salah satu gempa yang besar di Indonesia.
Baca Juga: Ancaman Bencana Pasca Gempa, BRIN: Letak Patahan Gempa Cianjur Bergeser dari Sesar Cimandiri
Walaupun belum dikategorikan sebagai gempa megathrust.
Danny juga mengungkapkan jika saat ini dirinya dan tim masih terus meneliti, dan dapat diprediksi jika kekuatan gempa yang nantinya dihasilkan dapat lebih besar dari Cianjur beberapa waktu lalu.
Penelitian merupakan salah satu upaya mitigasi terhadap ancaman bencana, masyarakat diminta untuk tidak perlu khawatir.
Namun hal tersebut dijadikan sebagai peringatan untuk selalu waspada karena bencana yang muncul belum dapat diketahui kapan akan terjadi.***

Share this article
Simak penjelasan ahli ini terkait Sesar Baribis yang kini aktif benarkah akan menimbulkan potensi gempa Megathrust 8,9 M di Jakarta