AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini pemberitaan mengenai gempa bumi banyak dikaitkan dengan sesar.
Pulau Jawa memiliki beberapa patahan geser aktif atau sesar, salah satunya paling banyak diperbincangkan yaitu sesar baribis
Pada artikel ini akan dibahas definisi, jenis segmen, dan wilayah yang dilewati oleh sesar baribis.
Dilansir AyoJakarta.com dari Yotube Varian Jurnal, berikut merupakan penjelasan mengenai sesar baribis.
Definisi Sesar Baribis
Sesar dapat diartikan sebagai suatu rekahan pada batuan dimana bagian yang dipisahkan oleh rekahan akan bergerak satu terhadap yang lain.
Baca Juga: Beda Versi Richard Eliezer vs Ferdy Sambo Soal Perintah Tembak Yosua
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia rekahan berasal dari kata rengkahan yang berarti belahan.
Sesar baribis merupakan sesar aktif dan terpanjang di Pulau Jawa, yang telah menimbulkan gempa sejak abad ke-18 dengan magnitudo 7 sampai 9.
Terbaru, para ilmuwan mengungkap bahwa Jabodetabek terancam diguncang gempa bumi cukup besar.
Hal tersebut dipicu adanya sesar baribis yang berada di barat laut Jawa yang kemungkinan berstatus aktif.
Mengingat kedekatannya dengan Jakarta, yang merupakan kota besar dengan penduduk yang padat, diperlukan upaya mitigasi yang serius.
Wilayah yang Dilewati Sesar Baribis
BMKG menjelaskan bahwa sesar baribis membentang sepanjang 100 km melewati kota besar seperti Bogor, Bekasi, dan Jakarta.
Baca Juga: Ferdy Sambo Cuci Tangan, Sudutkan Bharada E: Dia yang Nembak, Jangan Libatkan Saya, Ricky dan Kuat!
Meskipun demikian, jalur tersebut tidak membentang sebagai satu kesatuan namun memiliki berbagai segmen.
Segmen pada sesar baribis terbagi menjadi 2, yakni di barat segmen jakarta dan di timur segmen bekasi purwakarta.
Ancaman Gempa dari Sesar Baribis
Peneliti mengungkap dari hasil pengamatan menunjukkan kegempaan di bagian timur pada sesar baribis lebih tinggi dibandingkan bagian barat.
Studi GPS menunjukkan adanya tingkat kompresi yang tinggi di wilayah bagian selatan Jakarta.
Hasil pengamatan juga menerangkan bahwa sesar baribis bagian barat dan daerah sekitarnya terkunci, sehingga menjadikan wilayah yang dilewati segmen barat sangat rentan terhadap gempa bumi yang cukup besar di masa depan.
Baca Juga: Mengukir Sejarah, Maroko Jadi Tim Kejutan Piala Dunia 2022 Qatar, Simak Kebolehannya
Gempa tersebut dapat terjadi ketika akumulasi energi dari regangan elastis akhirnya dilepaskan.
Bahkan, koordinator bidang mitigasi gempa bumi dan tsunami BMKG, Daryono menjelaskan sesar baribis di selatan Jakarta terbukti aktif dengan estimasi laju geser sekitar 5 mm per tahun
Selain itu, hasil monitor alat sensor seismograf BMKG menemukan aktivitas gempa yang membuktikan keaktifan sesar ini, dengan magnitudo 2,3 sampai 3,1.
Sesar tersebut bisa memisahkan dua blok tektonik dimana bidang diantara dua blok tektonik disebut bidang Sesar.
Baca Juga: Ditemukan Surat Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Begini Isinya
Lebih lanjut, sesar baribis tergolong sebagai sesar muda yang terbentuk pada periode tektonik riosen pleistosen dan masih aktif hingga sekarang.
Daryono menegaskan kembali bahwa berdasarkan data gempa hasil monitoring BMKG, segmen barat di Jakarta masih belum menunjukkan gempa tetapi menunjukkan tingkat kompresi yang tinggi dan diduga terkait dengan area yang terkunci.***

Share this article
sesar baribis tergolong sebagai sesar muda yang terbentuk pada periode tektonik riosen pleistosen dan masih aktif hingga sekarang.