AYOJAKARTA.COM - Pada April mendatang, masyarakat Satanis dari seluruh dunia direncanakan akan menghadiri acara kopi darat terbesar sepanjang sejarah.
Selain pertunjukan musik, Satanic market place, dalam acara tersebut juga akan dilakukan kegiatan diskusi panel dengan menghadirkan pembicara.
Pertemuan kaum Satanis bertajuk Satancon tersebut dijadwalkan pada 28 hingga 30 April 2023 di kota Boston, Amerika Serikat.
Organisasi TST atau The Satanic Temple atau Kuil Setan adalah perkumpulan nonteistik yang bermarkas di Amerika Serikat.
Nonteistik sendiri merupakan keyakinan yang bersumber dari tradisi pemikiran, dimana mereka beranggapan satu-satunya agama adalah Kebenaran.
Anggota Kuil Setan adalah orang-orang yang berupaya mendorong kebajikan, empati pada setiap orang, menolak otoritas tirani, serta mengutamakan akal sehat.
Dalam pertemuan tersebut, para anggota diharuskan untuk menunjukkan bukti vaksin serta protokol kesehatan Covid.
Ditunjuknya Boston sebagai lokasi acara, tidak lain sebagai bentuk unjuk rasa atas sikap Walikota Boston, Michelle Wu yang dituding menjauhkan TST dari ruang publik.
“Mereka harus menghormati pluralisme dan kebebasan beragama masyarakat,” Lucien Greaves memberi pernyataan.
Organisasi Kuil Setan didirikan oleh Lucien Greaves dan Malcolm Jarry pada tahun 2013 sebagai bentuk sindiran kepada pemerintah Amerika yang mengucilkan minoritas.
Penggunaan setan sebagai simbol merupakan cara para anggota Kuil Setan untuk merepresentasi bentuk perlawanan yang mereka perjuangkan.
Dalam menjalankan organisasinya, para anggota Kuil Setan memiliki 7 aturan dasar yang perlu diperhatikan.
Diantaranya belas kasih dan pada semua makhluk, perjuangan keadilan, menghormati kebebasan, hak penuh atas tubuh sendiri, serta keyakinan ilmiah.
Meski membawa nama setan sebagai simbolnya, para anggota Kuil Setan bukanlah penyembah Setan.
Meski terlihat ngeri dengan penggunaan simbol setan bernama Baphomet merupakan simbol terhadap kebebasan setiap individu yang memiliki perbedaan.
Sehubungan dengan gerakan Satanis di Indonesia, Standup Comedian Mongol Stres yang mengaku pernah menjadi anggota memberi tanggapan.
“Satanis tidak pernah melakukan penyembahan kepada Setan, karena mereka tahu Setan itu tidak Maha,” jelas Mongol.
Lebih lanjut Mongol juga menceritakan tentang ritual umum yang biasa dilakukan para Satanis dalam setiap kali pertemuan.
Dalam pertemuan tersebut, para anggota Satanis yang sedang terlibat masalah akan menceritakan persoalan yang mereka hadapi.
“Kebersamaan para anggota Satanis lebih bagus daripada umat beragama yang masih senang menghakimi,” menurut Mongol.
Bagi anggota Satanis, yang termasuk sebagai salah satu dosa besar dari 9 dosa adalah Kebodohan. ***

Share this article
Apa itu Kuil Setan? Mereka yang akan melakukan pertemuan pada 28 hingga 30 April 2023 salah satu kota Amerika Serikat. Simak selengkapnya!