AYOJAKARTA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum lama ini menjadi sorotan soal isu utang Rp50 miliar ke Sandiaga Uno.
Namun, terkait utang tersebut Anies Baswedan telah memberikan klarifikasi.
Anies Baswedan mengatakan bahwa utang tersebut akan dibayar bersama-sama Sandiaga Uno jika keduanya kalah di Pilkada 2017 lalu.
Sedangkan, menurut Anies Baswedan uang utang itu bukanlah dari Sandiaga Uno, melainkan pihak ketiga.
Hanya saja, Sandiaga Uno yang menjamin.
Diluar itu, belum lama ini Anies Baswedan memberikan pandangannya terkait lima tokoh politik Indonesia.
Baca Juga: Blak-Blakan: Anies Baswedan Bicara soal Utang Rp50 Miliar, Ternyata Bukan dari Sandiaga Uno!
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Merry Riana pada Senin (13/2/2023) Anies memberikan pandangannya terhadap sosok Presiden Jokowi, Prabowo Subianto, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ganjar Pranowo hingga Sandiaga Uno.
"Saya akan menyebutkan lima nama tokoh politik, teman-teman politik sebenernya dan saya minta komentar jujur dari Pak Anies, yang pertama Pak Ganjar Pranowo," ujar Merry Riana.
Anies pun memberikan gambaran yang cukup baik bagi sosok Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Utang Rp50 Miliar Bukan Uang Sandiaga Uno, Anies Baswedan Ungkap Peran Menparekraf yang Sesungguhnya
Bahkan, Anies dan Ganjar adalah satu alumni dari kampus UGM Yogyakarta.
"Seorang gubernur yang memikirkan masyarakat Jawa Tengah, dan teman lama, kita sama-sama kuliah di UGM, beliau 3 tahun di atas saya, tapi sempat berinteraksi di sana dan orang baik," jawab Anies.
Kemudian yang kedua adalah tentang sosok Prabowo Subianto.
Baca Juga: Utang Rp50 Miliar Bukan dari Sandiaga Uno, Anies Baswedan: Ada Pihak Ketiga yang...
Anies menyebut sosok Prabowo adalah sebagai orang yang berpatriot tinggi terhadap bangsa.
"Seorang patriot, seorang pejuang, yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk menjaga kedaulatan Indonesia dari mulai menjadi prajurit sampai sekarang jadi menteri pertahanan," katanya.
Sosok yang ketiga adalah Presiden Jokowi, yang disebut Anies sebagai inspirator dan punya dedikasi tinggi.
Baca Juga: Kompak! Nonton Konser 3 Dekade Dewa-19, Agus Yudhoyono dan Anies Baswedan Lantunkan Lagu Ini
"Seorang yang bisa jadi inspirasi, dedikasi dalam bekerja yang luar biasa, komitmen untuk delivery atas apa yang dikerjakan sangat tinggi, yang kemudian juga menjadi inspirasi dan bukti bahwa demokrasi di republik ini memberikan kesempatan kepada siapa saja, bagaimana seorang anak dari keluarga sederhana berkesempatan untuk memimpin kota, provinsi dan kemudian berkesempatan sebuah negara," tandas Anies.
"Bila kita tidak mengadopsi prinsip demokrasi tapi mempertahankan aristokrasi maka orang biasa-biasa saja tidak bisa, dan banyak negara tetangga kita harus jadi anak seseorang untuk bisa berada di posisi, Pak Jokowi jadi inspirasi," lanjut pria yang juga mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Selanjutnya adalah tentang Sandiaga Uno yang belum lama ini disebut memberikan utang kepada Anies sebesar Rp50 miliar.
Anies mengatakan bahwa ibundanya dan ibu Sandiaga Uno ternyata bersahat.
"Pak Sandi itu ibu kita bersahabat ibu kita teman sekelas sejak kuliah, jadi Mien Uno dengan ibu Aliyah itu satu kelas di Bandung namanya Fakultas Pedagogi Unpad. Dan kami adalah sama-sama anak pendidik. Ibu kami dua-duanya guru dan kami keluarga guru. Pak Sandi juga keluarga guru, pamannya guru, saudara-saudaranya guru, semuanya adalah orang-orang lisensi guru," jelasnya.
"Kami bersahabat sejak lama dan tidak pernah membayangkan bahwa persahabatan dari ibu kepada anak kemudian berjalan bersama di pilkada dan bertugas bersama. Jadi Pak Sandi akan selalu menjadi sahabat sampai kapanpun. Dan beliau dan keluarga selalu jadi saudara kita sampai kapanpun," tambah Anies.
Sedangkan tokoh terakhir adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Anies berpendapat bahwa AHY adalah sosok anak muda yang cerdas.
"Seorang anak yang cerdas, yang memiliki prestasi sejak usia belia. Ketika masih SMA di taruna nusantara ketika taruna, seorang anak potensial yang pada masa itu, ayahnya masih menjadi komandan Korem. Belum seorang pejabat. Anak dari keluarga pejuang kakeknya Pak Sarwo Edie Wibowo adalah pejuang yang garda terdepan menghadapi komunis ketika menjadi komandan RPKAD kolonel Sarwo Edie Wibowo saya hormat sekali pada keluarga Pak Sarwo," ujarnya.
"Dan kemudian Mas Agus Harimurti Yudhoyono ini seperti generasi ketiga pejuang yang kemudian muncul sekarang sebagai salah satu figur muda di dalam perpolitikan kita yang punya pengalaman di dalam kemiliteran dan sekarang pengalaman di dalam perpolitikan jadi saya bersyukur sekali melihat pribadi-pribadi ini dari dekat dan berkesempatan belajar dari semua," lanjut Anies.***

Share this article
Ditanya soal Sandiaga Uno, Anies Baswedan mengaku akan selalu menjadi sahabat dan saudara sampai kapan pun.