AYOJAKARTA.COM - Prediksi ekonomi Bennix kembali terbukti. Dalam video terbarunya di kanal YouTube, pengamat ekonomi yang dikenal dengan gaya bicara blak-blakan ini menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momen bersejarah bagi industri otomotif Indonesia.
Untuk pertama kalinya, harga mobil baru lebih murah dibandingkan mobil bekas. “Gua udah bilang dari tahun lalu, jangan beli mobil dulu. Tahun 2025 harga mobil pasti jatuh,” ujar Bennix dalam videonya.
Prediksi tersebut kini jadi kenyataan, sejumlah merek seperti Hyundai, Kia, BYD, dan Wuling mulai memangkas harga mobil barunya hingga ratusan juta rupiah.
Baca Juga: 5 Ide Niche yang Gak Ada Matinya, Cocok Buat Konten Kreator Pemula
Bahkan, beberapa model BYD kini dibanderol di bawah Rp200 juta, sementara Wuling dipetisi pelanggan karena harga mobil barunya turun Rp10 juta hanya dalam tujuh bulan.
Menurut Bennix, fenomena ini bukan kebetulan. “Harga mobil jatuh karena overproduksi besar-besaran dari pabrikan China yang disubsidi negaranya. Mereka digas habis-habisan untuk ekspor sebanyak mungkin,” jelasnya.
Cina, katanya, tengah berlomba menjadi pemimpin dunia di sektor mobil listrik lewat program Made in China 2025. Namun, di balik kabar gembira bagi konsumen, Bennix memberi peringatan keras.
Persaingan ekstrem antarprodusen mobil listrik di China telah menciptakan fenomena “involution”, yaitu kondisi ketika kompetisi berlebihan justru membuat industri ambruk.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Siap Rilis Februari 2026, Bakal Ada Gebrakan Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5
“Sekarang perusahaan mobil di Cina saling banting harga. Enggak peduli seberapa keras lu kerja, hasilnya malah makin nyungsep,” tegas Benix.
Ia menilai, jika perang harga ini terus dibiarkan, sektor mobil listrik di China bisa menjadi “the next Evergrande” krisis ekonomi yang mengguncang sektor properti negeri itu beberapa tahun lalu.
Pemerintah China bahkan sudah turun tangan untuk mengatur batas harga agar deflasi tak makin parah.Meski begitu, Bennix melihat ada sisi positif bagi Indonesia.
“Overcapacity di China bikin harga barang global turun. Artinya, Indonesia bisa menikmati harga mobil dan panel surya yang makin murah,” katanya.
Baca Juga: Dari Jerami Jadi BBM, Mengupas Teknologi Canggih di Balik Bobibos, Bahan Bakar Buatan Anak Bangsa
Namun, ia mengingatkan UMKM lokal harus waspada karena serbuan produk murah dari China bisa menekan industri dalam negeri.
Dengan nada optimistis tapi realistis, Bennix menutup pesannya, “Harga mobil makin murah itu kabar baik buat rakyat, tapi sinyal bahaya buat ekonomi dunia. Siap-siap, Guys, tahun 2025 bakal jadi saksi sejarah industri otomotif berubah total.”***

Share this article
Bennix ungkap harga mobil baru 2025 lebih murah dari bekas akibat overproduksi mobil listrik China. “Harga jatuh karena perang harga pabrikan,” ujarnya. Konsumen untung, tapi industri global terancam.