AYOJAKARTA.COM - Nama Bobibos tengah ramai diperbincangkan publik. Produk ini diklaim sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan hasil karya anak bangsa.
Berasal dari akronim “Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia, Bos!”, Bobibos dikembangkan oleh PT Inti Sinergi Formula yang berlokasi di Jonggol, Kabupaten Bogor, dan direncanakan mulai produksi massal pada tahun 2026.
Menariknya, bahan bakar ini diolah dari limbah pertanian berupa jerami. Pendiri PT Inti Sinergi Formula, M. Ikhlas Thamrin, mengungkapkan bahwa riset dan pengembangan Bobibos sudah dilakukan selama lebih dari 10 tahun.
Baca Juga: Spesifikasi Sony Xperia 10 VII, HP Midrange Unik dengan DNA Sony yang Kuat
Ia terinspirasi oleh dua hal yakni tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia dan keinginan untuk menghadirkan energi yang lebih bersih serta mandiri.
Secara teknis, jerami diolah melalui proses konversi bioenergi menjadi bahan bakar nabati dengan nilai RON mendekati 98, sekelas dengan Pertamax Turbo.
Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa Bobibos mampu menghasilkan tenaga mesin yang efisien dan jarak tempuh lebih jauh dibandingkan bahan bakar konvensional.
Ikhlas juga memaparkan potensi ekonominya. Dari satu hektare sawah yang menghasilkan sekitar 9 ton jerami, bisa diproduksi hingga 3.000 liter Bobibos.
Artinya, pemanfaatan jerami bukan hanya tidak mengganggu produksi beras, tapi juga memberi nilai tambah bagi petani melalui penjualan limbah panen.
Menurut salah satu penggagas, Mulyadi, Bobibos telah melalui uji sertifikasi resmi dari lembaga di bawah Kementerian ESDM. Saat ini, perusahaan masih menunggu izin produksi massal sambil melakukan uji coba skala kecil di sekitar Jonggol.
Bobibos memiliki dua varian utama, bensin dan solar, sehingga bisa digunakan pada mobil, motor, traktor, kapal nelayan, hingga mesin industri rakyat.
Selain itu, produk ini diklaim nyaris tanpa emisi berkat teknologi pemrosesan yang efisien. Uniknya lagi, nama “Bobibos” disebut terinspirasi dari kucing peliharaan Presiden Prabowo Subianto, Bobby Kertanegara.
Baca Juga: Dukung Pengembangan Usaha Mikro Kecil, PT Hutama Karya Resmikan UMK Binaan di Jawa Tengah
Hingga kini, perusahaan masih berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan seluruh proses sesuai regulasi energi nasional.
Jika sukses diproduksi massal, Bobibos berpotensi menjadi simbol kemandirian energi Indonesia, sekaligus solusi ramah lingkungan yang lahir dari kekayaan alam dan inovasi anak bangsa.***

Share this article
Bobibos, BBM nabati dari jerami buatan anak bangsa, diklaim punya RON 98 dan nyaris nol emisi. Hasil riset 10 tahun ini siap diproduksi massal 2026, berpotensi jadi solusi energi ramah lingkungan.