AYOJAKARTA.COM – Salah satu jurusan kuliah di perguruan tinggi negeri yang banyak diminati oleh calon mahasiswa adalah Ilmu Hukum atau Fakultas Hukum.
Di samping karena peluang di masa depan, mahasiswa lulusan jurusan kuliah Ilmu Hukum dari perguruan tinggi negeri juga dipercaya bisa berkarir di banyak bidang layanan.
Dari menjadi Konsultan hingga jabatan bergengsi lainnya, relatif bisa dengan mudah diperoleh mahasiswa jurusan kuliah Ilmu Hukum dari perguruan tinggi negeri.
Meski seleksi masuk Fakultas Hukum perguruan tinggi negeri cenderung sulit, hal tersebut tidak menghalangi mahasiswa untuk mengikuti rangkaian proses dan berusaha menembus.
Salah satu indikasi besarnya antusiasme terhadap jurusan kuliah hukum di perguruan tinggi negeri adalah jumlah pelajar lulusan IPA yang ikut mendaftar.
Sebagai bahan pertimbangan bagi calon mahasiswa, berikut adalah daftar perguruan tinggi negeri jurusan hukum yang paling sukar ditembus seperti dikutip dari kanal YouTube CENTRAL KAMPUS pada Selasa, 24 September 2024.
Jurusan Kuliah Ilmu Hukum di Perguruan Tinggi Negeri yang Paling Sulit Ditembus
Daftar pertama perguruan tinggi negeri yang sulit ditembus oleh mahasiswa adalah Universitas Padjajaran, Bandung.
Memiliki akreditasi A, daya tampung Unpad yang berjumlah sekitar 180 kursi jalur SBMPTN pada tahun 2022 harus diperebutkan oleh sekitar 3.408 peminat.
Daftar kedua perguruan tinggi negeri jurusan ilmu hukum dengan akreditas A yang paling sukar ditembus adalah Universitas Diponegoro atau Undip.
Berdasarkan hasil SBMPTN tahun 2022, jumlah daya tampung kursi yang berjumlah 267 diperebutkan oleh sebanyak 3391 calon mahasiswa.
Daftar ketiga PTN yang memiliki akreditas A dan sulit ditembus karena ketatnya persaingan adalah Universitas Brawijaya.
Pada seleksi SBMPTN tahun 2022, daya tampung kursi jurusan hukum yang berjumlah 182 diperebutkan oleh 3623 peminat.
Daftar PTN berikutnya dengan akreditasi A paling sulit ditembus berdasarkan SBMPTN adalah Universitas Sebelas Maret atau UNS.
Mengacu pada hasil SBMPTN periode yang sama, jumlah daya tampung 158 kursi harus diperebutkan oleh sebanyak 2413 calon mahasiswa.
PTN akreditasi A jurusan hukum paling sukar ditembus ketiga adalah Universitas Gadjah Mada, dengan 3542 peminat yang bersaing untuk 99 daya tampung.
Daftar kedua PTN yang memiliki akreditasi A untuk jurusan kuliah hukum dan paling sulit ditembus adalah Universitas Airlangga.
Berdasarkan SBMPTN periode tahun 2022, sebanyak 90 daya tampung ilmu hukum di Unair harus diperebutkan oleh sebanyak 1385 peminat.
Adapun PTN yang terakreditasi A untuk jurusan kuliah hukum dan memiliki tingkat kesulitan untuk ditembus calon mahasiswa adalah Universitas Indonesia.
Mengacu SBMPTN periode serupa, jumlah daya tampung 90 kursi tersedia harus diperebutkan oleh sebabnya 3161 peminat.***

Share this article
Mahasiswa lulusan jurusan kuliah Ilmu Hukum dari perguruan tinggi negeri juga dipercaya bisa berkarir di banyak bidang layanan.