Bingung Pilih PKN STAN atau IPDN? Ini 5 Kesalahan Terbesar Saat Memilih Sekolah Kedinasan Bikin Gagal Jadi PNS

5 Kesalahan Terbesar Saat Memilih Sekolah Kedinasan Bikin Gagal Jadi PNS
5 Kesalahan Terbesar Saat Memilih Sekolah Kedinasan Bikin Gagal Jadi PNS

AYOJAKARTA.COM - Sekolah Kedinasan menjadi daya tarik tersendiri bagi lulusan siswa-siswi SMA, SMK Sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Mulai dari PKN STAN, IPDN, Poltekim, Poltekip, dan masih banyak sekolah kedinasan yang lain memiliki keunggulan masing-masing sesuai dengan bidang kedinasannya.

Misalnya PKN STAN sangat unggul dan menjadi favorit pejuang sekolah kedinasan karena memiliki ikatan dinas dengan Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Keistimewaan dan Fakta Menarik Lahir di Hari Senin Versi Primbon Jawa, Si Pemilik Elemen Kayu dan Simbol Hewan Macan

Sedangkan Poltekim memiliki banyak peminat bagi lulusan siswa-siswi sekolah menengah atas dan kejuruan sederajat karena berpeluang besar menjadi bagian dari pegawai negeri sipil di instansi pemerintahan ketika lulus nantinya.

Sebagai informasi, Sekolah Kedinasan merupakan perguruan tinggi negeri yang memiliki ikatan dinas dengan berbagai lembaga pemerintahan sebagai penyelenggara pendidikan.

Berbagai bidang spesifikasi sekolah kedinasan, antara lain ekonomi dan keuangan, pemerintahan, kesehatan, keamanan, dan sebagainya.

Bidang sekolah kedinasan menyesuaikan dengan di lembaga pemerintahan yang menaungi masing-masing sekolah kedinasan.

Pendaftaran sekolah kedinasan akan diselenggarakan mulai bulan April-Mei tetapi jadwal pelaksanaan pastinya belum diumumkan secara resmi oleh masing-masing lembaga pemerintahan yang menaunginya.

Lalu kapan pendaftaran dan jadwal seleksi sekolah kedinasan akan diselenggarakan?

Baca Juga: K-Lovers Merapat! Ini Daftar Korean Street Food yang Populer di Jakarta, Kamu Wajib Mencobanya!

Berikut estimasi jadwal pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru di sekolah kedinasan.

1. Pengumuman, Pendaftaran Seleksi Administrasi dan Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: Minggu ketiga April sampai minggu kedua Mei 2024

2. Penjadwalan tahapan SKD: Minggu kedua Juni 2024

3. Pengumuman Daftar Peserta, Waktu, dan Tempat SKD: Minggu ketiga Juni 2024

4. Pelaksanaan Tahapan SKD: Minggu ketiga Juni sampai minggu pertama Juli 2024

5. Pengumuman Hasil Tahapan SKD: Minggu kedua Juli 2024

6. Tahap Seleksi Lanjutan: Minggu kedua Juli sampai Agustus 2024.

Banyak lulusan SMA, SMK, Sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan tertarik untuk masuk ke sekolah kedinasan masih bingung memilih, sekdin manakah yang cocok dengan minat dan bakat masing-masing lulusan.

Selain itu, banyak pertimbangan yang harus diperhatikan jika memilih sekolah kedinasan sehingga peluang kelolosannya besar.

Mayoritas calon pendaftar sekolah kedinasan belum memahami langkah-langkah dalam memilih sekolah kedinasan.

Baca Juga: KPM PKH, BPNT, Non DTKS Banjir Rejeki Hari Ini, MRP Plus 5 Bansos Sudah 'SI' Cair Bertubi-tubi Via KKS dan Pos

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan laman Instagram @aymangayu, berikut lima kesalahan terbesar dalam memilih sekolah kedinasan yang cocok sehingga memiliki peluang kelolosan yang relatif kecil.

1. Asal memilih sekolah kedinasan

Memilih sekolah kedinasan sangat berbeda dengan saat kita menentukan pilihan saat masuk SD, SMP atau SMA.

Dalam memilih sekolah kedinasan, perlu diperhatikan pertimbangan umum, sebagai berikut:
- Kualifikasi pendidikan
- Syarat tinggi badan
- Syarat batas mata minus/plus
- Nilai UTBK sebagai syarat administrasi
- Syarat nilai ijasah atau raport
- Tahapan seleksi atau penilaian
- Kuota penerimaan dll

2. Tidak memahami kondisi persaingan saat seleksi sekolah kedinasan

Pendaftar sekolah kedinasan harus memahami peluang kelolosan besar atau kecil dilihat dari kondisi persaingannya.

Persaingan seleksi sekolah kedinasan, meliputi lingkup pendaftar hanya sekota se-kabupaten saja atau masuk nasional dan tingkat kepopuleran sekolah kedinasan yang didaftar.

Memilih sekolah kedinasan yang belum begitu familiar memiliki tingkat kelolosan yang jauh lebih besar.

Baca Juga: KPM PKH, BPNT, Non DTKS Banjir Rejeki Hari Ini, MRP Plus 5 Bansos Sudah 'SI' Cair Bertubi-tubi Via KKS dan Pos

3. Tidak mempelajari apa saja seluk beluk setiap tahapan seleksi sekolah kedinasan

Memahami seluk beluk tahapan seleksi Sekolah Kedinasan adalah kunci kesuksesan untuk dapat lolos.

Beberapa tips yang bisa dilakukan saat memilih sekolah kedinasan, antara lain:

- Jangan memilih sekolah kedinasan yang ketat dalam tahapan seleksi kesehatannya jika memiliki kendala di kesehatan.
- Jangan memilih sekolah kedinasan yang menilai skill akademik maupun non akademik "unjuk bakat" jika masih bingung bakat apa yang dimiliki, misalnya jangan memilih POLSTAT STIS jika tidak menyukai matematika.

4. Memahami lokasi penempatan kerja setelah lulus sekolah kedinasan nantinya

Pendaftar sekdin wajib mengetahui penempatan kerja ketika nanti lulus. Ada beberapa sekolah kedinasan yang akan ditempatkan di seluruh Indonesia atau ada pula berdasarkan Pemerintah Daerah yang dipilih saat awal mendaftar.

Misalnya lulusan IPDN akan ditempatkan di lingkungan pemerintah provinsi saat awal mendaftar.

5. Tidak memahami lokasi tes dan biaya seleksi

Beberapa sekolah kedinasan ada yang mengharuskan pendaftar seleksi mengikuti satu atau lebih rangkaian tahapan seleksinya di Jakarta tetapi biaya seleksi gratis.

Ada pula sekolah kedinasan yang seluruh tahapan seleksinya di masing-masing provinsi namun biaya tahapan seleksinya ditanggung oleh pendaftar. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kesalahan
# IPDN
# PKN STAN
# sekolah kedinasan

News Update

Jakarta Selatan

6 Personel Pasukan Kuning Percepat Perbaikan Trotoar Jalan Moh Kahfi II Jakarta Selatan, Target Rampung Pertengahan Juli!

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan gencar lakukan perbaikan trotoar di Jalan Moh Kahfi II, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa.

Metropolitan

Libatkan 200 Pengemudi dari Berbagai Aplikasi, Dishub DKI Luncurkan Program 'Ojol Pelopor KITA Jakarta' 2026!

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi memulai langkah baru untuk memperkuat ketertiban lalu lintas di ibu kota melalui program Ojol Pelopor KITA Jakarta 2026.

Jakarta Timur

Bebas Biaya Parkir! Ojol Kini Punya Pangkalan Resmi di Terminal Pulo Gebang dengan Fasilitas Lengkap

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, resmi meresmikan pangkalan khusus bagi pengemudi ojek online (ojol) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

Metropolitan

Upaya Atasi Kemacetan di Jakarta, Pramono Anung Resmi Kukuhkan 17 Anggota DTKJ Periode 2026-2029!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi mengukuhkan 17 anggota Dewan Transportasi Kota (DTKJ) Provinsi DKI Jakarta untuk masa jabatan 2026-2029.

Metropolitan

Ajak Warga Jakarta Kurangi Sampah, JEFF 2026 Hadirkan Konsep Less Waste Event!

Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026 kembali menyapa warga ibu kota dengan gebrakan baru, berlangsung pada 3-4 Juli 2026 di Balai Kota.

Pendidikan

Pendaftaran PPG Calon Guru Masih Dibuka hingga 25 Juli 2026, Kesempatan Dapat Biaya Pendidikan Rp17 Juta

Kemendikdasmen buka pendaftaran PPG Calon Guru 2026 pada 27 Juni-25 Juli untuk lulusan S1/D4 maksimal 32 tahun. Tersedia 30 bidang studi dengan beasiswa penuh kuliah 2 semester bagi yang lulus seleksi

Pendidikan

Formasi CPNS Guru 2026 Belum Pasti, Mendikdasmen dan Menpan RB Beri Penjelasan

Mendikdasmen & Menpan RB belum pastikan rekrutmen guru 2026 karena butuh hitung anggaran & data sekolah, meski RI kurang 561 ribu guru. DPR usul 250 ribu formasi dan pemerintah siapkan tes CPNS 2027.

Metropolitan

Buka Jakarta Eco Future Fest 2026, Pramono Anung Targetkan Residu Sampah Jakarta Turun hingga di Bawah 20 Persen

Festival ini menjadi wadah kolaborasi berbagai elemen masyarakat untuk mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Metropolitan

Yey! Progres CP 201 MRT Jakarta Fase 2A Hampir Menyentuh 100 Persen, Siap Hubungkan Rute dari Bundaran HI hingga kawasan Kota Tua

Proyek ini menjadi bagian penting dari pengembangan jalur MRT Jakarta yang akan menghubungkan Bundaran HI hingga kawasan Kota Tua.

Gadget

Siap-Siap! Ini Daftar HP Samsung yang Kebagian Update One UI 9.0, Seri Galaxy S21 dan S20 Resmi Ditinggal?

One UI 9.0 (Android 17) siap rilis dengan peningkatan besar Galaxy AI, integrasi AI di Samsung Internet, animasi halus, dan pengunci aplikasi bawaan. Pembaruan ini diuji cepat pada seri Galaxy S, Z.

Gadget

Cuma Rp2 Jutaan, Realme P4x Tawarkan Baterai 8000 mAh dan Fitur AI Gaming Partner untuk Main Game Sepuasnya

Realme P4x resmi hadir di Indonesia mulai Rp2,4 jutaan membawa baterai monster 8000 mAh. Dipuji Jagat Review, HP tahan banting standar militer ini dibekali layar 120 Hz, chip UniSOC T7250, dan NFC.

Metropolitan

Jakarta Urban Knowledge Hub Resmi Dibuka, Jadi Wadah Kolaborasi Baru untuk Rumuskan Berbagai Solusi Tantangan Perkotaan Berbasis Data dan Riset

Peluncuran Jakarta Urban Knowledge Hub menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI dalam membangun Jakarta menuju kota global.

Bisnis

Pindang Cukanggenteng Naik Kelas! Ibu-Ibu Nasabah PNM Mekaar Disuntik Modal dan Ilmu Kemasan Kreatif!

Sinergi PNM dan KKP latih 80 pengusaha pindang Cukanggenteng Bandung. Dorong legalitas NIB, manajemen keuangan, dan kemasan kreatif!

Metropolitan

Pramono Anung Susun SOP Baru Proyek Galian Jakarta, Jalan Tak Lagi Dibongkar Berulang Kali

Gubernur Pramono Anung meminta agar seluruh pekerjaan galian yang ada di ibu kota kini menggunakan satu SOP yang sama.

Jakarta Selatan

Info untuk Warga Jaksel! Jakarta Selatan Career Fest dan Bazraar 2026 Hadir pada 7-8 Juli, Banyak Loker yang Dibuka untuk Pencari Kerja

Jakarta Selatan Career Fest dan Bazaar 2026 ini digelar di Gedung Nyi Ageng Serang, Jl. H.R Rasuna Said No. 22 mulai pukul 10.00-16.00 WIB.

Metropolitan

Rundown Jakarta Kreatif Festifal 2026 4-5 Juli di Istora Senayan, Nikmati Berbagai Aktivitas Seru yang Inspiratif dan Edukatif

Jakarta Kreatif Festival 2026 hadir dengan semangat “A Creative Movement for A Sustainable Global City”.

Jakarta Barat

Ditargetkan Rampung Desember 2026, Flyover Latumenten akan Dibangun 2 Arah, Ini 3 Manfaat yang Bisa Dirasakan Masyarakat

Flyover yang berada di kawasan Grogol, Jakarta Barat ini akan dibangun dengan dua arah sehingga mampu mengakomodasi arus kendaraan dari kedua sisi

Jakarta Selatan

Usai Dikritik, Gubernur Pramono Jelaskan Konsep Fasilitas 'Gembok Cinta' yang Akan Dibangun di Kawasan Rasuna Said

Pramono menyampaikan, lokasi pemasangan gembok cinta ala Korea itu bukan berada di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Nasional

PT KAI Siap Menggunakan BBM B50 untuk Seluruh Sarana Kereta Bertenaga Diesel, Uji Coba Ketat Dilakukan

Kebijakan ini dilakukan menyusul mendatori pemerintah yang resmi memberlakukan B50 sejak 1 Juli 2026.

Metropolitan

Yuk Hadir ke Jakarta Eco Future Fest 2026 Hari Ini dan Mampir ke Boothnya dengan Membawa Barang yang Masih Bisa Dikelola dan Tukarkan Sesuai Ketentuan

Acara ini merupakan rangkaian dalam menyambut 5 Abad Kota Jakarta pada 2027 sekaligus perayaan HUT ke 499 Kota Jakarta.