INGGRIS, AYOJAKARTA.COM – Virus corona menjadi sebab utama kompetisi sepak bola internasional berhenti. Salah satunya kompetisi paling sahih di dunia, Liga Inggris. Akibat dari corona, Liga Inggris terpaksa berhenti pada pekan ke-29 dengan Liverpool sebagai pemuncak klasemen sementara.
The Reds memimpin klasemen dengan 82 poin, selisih 25 poin dari peringkat kedua Manchester City. Legenda sepak bola Inggris, Alan Shearer berpendapat, Liverpool tak bisa dinobatkan jadi juara jika musim kompetisi 2019/2020 tak selesai.
AYO BACA : Korban COVID-19 di Italia Tembus 1.441
Menurutnya, musim kompetisi wajib dituntaskan untuk memastikan juara. Keunggulan itu tak bisa membuat mereka jadi juara karena Liga Inggris mengalami penundaan demi mencegah penyebaran virus corona.
"Jika musim kompetisi tak bisa diselesaikan maka tidak mungkin Anda dapat mengetahui siapa yang menang (juara) atau yang kalah. Jika jadwal pertandingan tidak selesai maka tidak bisa menyerahkan gelar juara atau mendegradasi klub mana pun," kata Shearer dilansir dari kolomnya di the Sun pada Senin, (16/3/2020).
AYO BACA : Virus Covid-19 Bisa Bertahan 37 Hari di Tubuh
Penundaan Liga Inggris dijadwalkan hingga 3 April. Tapi penundaan bisa saja diperpanjang jika kasus penyebaran virus corona masih mengkhawatirkan.
Shearer mengakui The Reds bakal sangat terpukul jika gelar juara urung diberikan. Sebab mereka tengah menunggu hingga 30 tahun untuk selangkah lagi ke tangga juara.
"Untuk Liverpool, tentunya akan sangat menyakitkan. Mereka hanya perlu enam poin lagi untuk jadi juara," ujar mantan pemain Newcastle itu.
Shearer merasa gelar juara sebenarnya bisa saja diserahkan langsung ke Liverpool. Asalkan sudah memenuhi syarat poinnya tak lagi terkejar klub lain.
"Pastinya akan berbeda jika musim ini ditunda setelah Liverpool punya poin yang mencukupi untuk juara," ucap pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Inggris itu.

Share this article
Alan Shearer berpendapat, Liverpool tak bisa dinobatkan jadi juara jika musim kompetisi 2019/2020 tak selesai.