nelayan
Kiara: Revisi Permen 71 Tahun 2016 Berpotensi Peruncing Konflik Horizontal Nelayan
Pusat Data dan Informasi Kiara (2020) mencatat, di dalam draf rancangan Permen tersebut, terdapat sejumlah poin-poin penting yang akan menghapus sejumlah pasal yang tercantum di dalam Permen 71 Tahun 2016. Pertama, alat tangkap cantrang yang asalnya dilarang, kini akan diperbolehkan untuk ukuran kapal, mulai dari lima sampai dengan 30 GT.
Bagaimana Nih Pak Menteri, Rapermen Lobster Hanya Untungkan Pengusaha
Sekjen Kiara, Susan Herawati mengatakan, signifikansi Rapermen tersebut sesungguhnya hanya berfokus pada pencabutan larangan ekspor benih lobster dan pengubahan ukuran minimal lobster, kepiting, dan rajungan yang menguntungkan pihak tertentu saja.
2 Nelayan Divonis Bebas, Seluruh Izin Reklamasi Jakarta Harus Dicabut
Kiara mendesak pemerintah pusat dan Provinsi DKI untuk segera mencabut seluruh izin pulau reklamasi di Teluk Jakarta, khususnya Pulau C dan D, karena telah banyak nelayan yang menjadi korban kriminalisasi.
Masyarakat Pesisir juga Tolak Omnibus Law
RUU ini jelas-jelas tidak melibatkan pihak-pihak yang akan terdampak, khususnya masyarakat pesisir yang terdiri dari nelayan tradisional, perempuan nelayan, pembudidaya ikan, petambak garam, pelestari ekosistem pesisir, dan masyarakat adat pesisir.
Sudah Kelar Dengan China, Natuna Jangan Dibiarkan Begitu Saja
Natuna memiliki kekayaan yang sangat melimpah. Itu belum pernah dikelola secara maksimal bagi kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup nelayan.
Mubazir, Menteri Edhy Prabowo Angkat Pejabat KKP Seabrek-abrek
Pengangkatan 22 orang pejabat di KKP yang terdiri dari 13 orang penasihat menteri dan 9 orang Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kelautan dan Perikanan menunjukkan Edhy tidak memiliki kepercayaan diri dengan struktur kementerian yang ada.
Produksi Ikan Melimpah kok Masih Impor?
Mestinya, nelayan Indonesia melaut sambil mengejar ikan hingga ke luar negeri sebagaimana dikatakan Presiden Joko Widodo bahwa kapal Coast Goard China dan nelayannya masuk wilayah perairan Natuna di Kepulauan Riau, karena mengejar ikan dari China.
Pak Jokowi, Kapal-Kapal Trawl Beroperasi Semakin Brutal di Selat Malaka
Nurul Ikhwan, salah seorang nelayan yang menjadi korban kebrutalan kapal trawl, mengaku sangat terkejut ketika berjangkar di posisi 11-08, Rabu (8/1/2020) lalu pukul 17.00 WIB-19.00 WIB tiba-tiba ditabrak perahunya dari arah belakang.
Nelayan Banten Selatan Dukung Legalitas Menteri Edhy untuk Budidaya Benih Lobster
Nelayan Banten Selatan setuju dengan langkah Menteri Edhy agar kapal-kapal yang sudah ditangkapi untuk dibagikan kepada nelayan Indonesia. Selain itu, untuk menimbulkan efek jera bagi para pelanggar misalnya, KKP akan mengintensifkan komunikasi dengan pihak terkait seperti TNI AL, kepolisian, kejaksaan, dan polair.
Nelayan Tradisional Resah, Kapal Trawl Masih Marak Beroperasi di Selat Malaka
Keresahan nelayan tradisional semakin menjadi-jadi dikarenakan tidak adanya tindakan tegas terhadap operasi trawl itu. Hal ini sangat merugikan nelayan tradisional dan pemerintah.
Masyarakat Pesisir Jakarta Terdampak Terparah Banjir, Pembangunan Eksploitatif Harus Dievaluasi
Pola pembangunan yang eksploitatif dan mengabaikan ekosistem menjadi pemicu utama terciptanya banjir di beberapa kawasan. Di kawasan Bogor, khususnya di kawasan Puncak, lebih dari 5700 hektar hutan telah hilang dalam 16 tahun terakhir.