RAWAMANGUN, AYOJAKARTA.COM -- Tanggal 5 Januari 2018 menjadi hari paling bersejarah bagi The Jakmania Mekarsari.
Hari itu, bertempat di Aula Kelurahan Mekarsari, Depok, Jawa Barat, The Jakmania Mekarsari dikukuhkan menjadi wilayah resmi ke-67 komunitas pendukung setia Persija Jakarta, The Jakmania.
Proses untuk menjadi wilayah resmi tak semudah dibayangkan. Menurut Humas The Jakmania Mekarsari, Ahmad Rizki Akrom, perjuangan untuk menjadi wilayah resmi The Jakmania bermula pada tahun 2003 yang dipelopori kurang lebih 10 orang.
"Awalnya kami mulai pada tahun 2003. Saat itu pencetusnya Bang Gepeng, Bang Aweng, Bang Komar, Bang Bodong, dan Bang Keling," ujar pria yang akrab disapa Zbenk itu kepada Ayojakarta, Jumat (1/5/2020).
Di masa tersebut, para pelopor The Jakmania Mekarsari itu masih berangkat sendiri-sendiri ke stadion jika Persija berlaga. Mereka belum terpikir untuk mendirikan wilayah resmi karena jumlah anggota saat itu belum memenuhi target yang ditentukan Pengurus Pusat The Jakmania.
"Akhirnya kami nge-sub ke wilayah The Jakmania KM.37," tambahnya.
Seiring waktu "virus oranye" terus mewabah di wilayah Mekarsari. Jumlah anggota The Jakmania Mekarsari bertambah hingga mencapai 100 orang anggota.
"Ya, saat nge-sub itulah anggota kami semakin bertambah, virus oranye kami sebarkan di wilayah mekarsari. Alhamdulillah semakin hari semakin bertambah dan akhirnya kita bisa sewa minibus untuk dukung Persija ke stadion, sebelumnya hanya 4 sampai 5 motor yang berangkat," kata Zbenk.
Zbenk juga mengungkapkan bahwa The Jakmania Mekarsari sempat mengalami titik terendah dalam berorganisasi. Mereka vakum selama 5-6 tahun sejak 2010.
"Kami sempat vakum tahun 2010. Ya, mungkin saat itu ada yang sibuk kerja, sibuk berumah tangga dan kesibukan lainnya," ungkap Zbenk.
Barulah pada 2016, sejumlah pendukung fanatik Persija di Mekarsari ingin kembali menghidupkan The Jakmania Mekarsari yang sempat hilang. Akhirnya, perjuangan untuk menjadi wilayah resmi pun kembali dimulai.
"Ya alhamdulilah. setelah vakum, 30-an anak muda ingin kembali menghidupkan organisasi. Mereka mendatangi salah satu pendiri dan memulai langkah untuk menjadi wilayah resmi. Berbagai usaha dilakukan, mengumpulkan lagi para pendiri yang dulu sempat vakum, akhirnya kami memulai dengan nge-sub ke wilayah Cileungsi pada tahun 2016," ujar Zbenk.
Setelah aktif lagi di tahun 2016, jumlah anggota The Jakmania Mekarsari terus bertambah, bahkan hingga melebihi 150 orang.
Setelah berbagai persyarataan dipenuhi, The Jakmania Wilayah Mekarsari KM.30 dikukuhkan menjadi wilayah resmi ke-67 oleh Pengurus Pusat The Jakmania yang saat itu diketuai oleh Bung Ferry.
Setelah diresmikan pada tahun 2018, The Jakmania Mekarsari terus membesar. Kini organisasi yang diketuai oleh Hilman Yuda tersebut tercatat memiliki enam sub wilayah dan 380 anggota, dan berpotensi terus bertambah.
"Sekarang kami memiliki enam sub wilayah. Jumlah anggota ada 380, kemungkinan akan bertambah menjadi 500-an anggota karena sudah ada 150 yang telah mendaftar untuk menjadi anggota pada tahun ini," kata Zbenk.
Menurut Zbenk, The Jakmania Mekarsari tidak hanya getol mendukung Persija kala berlaga. Mereka juga aktif menggelar bakti sosial, fun futsal, fun badminton, kopdar rutin bulanan, dan lainnya.
Bahkan, The Jakmania Mekarsari juga sering mendukung Macan Kemayoran kala berlaga di laga internasional.
"Tidak hanya dukung Persija berlaga, kami juga sering menggelar aksi-aksi sosial. Selain itu, tidak hanya mendukung Persija di dalam negeri, kami sempat beberapa kali awayday ke Malaysia, Singapore, dan Vietnam, dan Philipina," aku Zbenk.

Share this article
Setelah aktif lagi di tahun 2016, jumlah anggota The Jakmania Mekarsari terus bertambah, bahkan hingga melebihi 150 orang.