AYOJAKARTA.COM--Viral Kepala Desa di Sidoarjo disandera puluhan warganya sendiri lantaran tidak puas dengan hasil kinerjanya.
Elok Suciati yang menjabat sebagai Kades Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo mendapati dirinya terkunci di dalam balai desa selama enam jam oleh warga setempat.
Elok baru bisa bebas setelah polisi tiba dan melakukan evakuasi.
Adapun insiden ini diketahui bermula karena rasa kekecewaan warga terhadap kinerja dari kades yang dinilai buruk.
Bahkan pada saat proses evakuasi kades dari balai desa oleh polisi, sempat memicu kemarahan warga yang ada di balai desa.
Baca Juga: Hari Raya Waisak Makin Dekat, 32 Biksu Viral Asal Thailand Sampai Mana?
Mereka kompak meminta para polisi melepaskan Elok untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya selama ini.
Dengan dikawal ketat polisi, Kades itu berhasil lolos dari sekapan para warganya.
Pada akhirnya, polisi pun berhasil mengamankan Kades dan memulangkannya ke rumahnya.
Dilansir dari kanal YouTube tvOnenews, Kamis (25/5/2023), saat proses evakuasi Kades oleh polisi tampak terlihat beberapa warga yang berusaha mencegah para polisi.
"Penjemputan kepala desa, ini satu kompi polisi dari polres," kata salah satu warga dalam video tersebut.
Baca Juga: Lampung Viral Lagi, Rumah 'Nenek' Jadi Alamat Pemenang Tender Proyek Jalan Miliaran Rupiah
"Kita butuh penjelasan," kata warga lainnya.
Kronologi dari insiden penyekapan ini, diketahui karena Kades dianggap telah mengecewakan para warganya, terutama terkait pengurusan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Insiden itu menyebabkan Elok Suciati Kepala Desa setempat terkunci di dalam gedung balai desa selama enam jam. Peristiwa ini bahkan sempat memicu ketegangan antara warga dan polisi.***

Share this article
Elok Suciati, seorang Kades Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo disekap warganya sendiri selama 6 jam karena hal ini