Blak-blakan! Saksi Fakta Bongkar Kronologi Tewasnya Eky dan Vina di Sidang PK 6 Terpidana: Ini Bukan Pembunuhan

Adi Hariadi secara blak-blakan mengungkapkan kronologi malam kejadian yang merenggut nyawa Eky dan kemudian Vina itu.
Adi Hariadi secara blak-blakan mengungkapkan kronologi malam kejadian yang merenggut nyawa Eky dan kemudian Vina itu.

AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan PK enam terpidana masih beragendakan pemeriksaan saksi-saksi.

Pada sidang lanjutan PK yang digelar di Pengadilan Negeri Cirebon, hari Jum'at, 13 September 2024, saksi fakta Adi Hariadi mengungkapkan kronologi kejadian yang menimpa Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana (Eky).

Adi yang mengaku sebagai musafir ini membuat surat pernyataan yang dibuat tanggal 26 Agustus 2024, yang menceritakan fakta-fakta yang diketahuinya saat malam kejadian delapan tahun silam.

Sidang lanjutan PK enam terpidana kasus kematian Vina dan Eky kembali memunculkan fakta baru.

Penyebab kematian Vina dan Eky seakan terus mendapatkan titik terang.

Adi Hariadi yang dihadirkan sebagai saksi fakta, secara blak-blakan mengungkapkan kronologi malam kejadian yang merenggut nyawa Eky dan kemudian Vina itu.

"Saya yang bertanda tangan di bawah ini, nama Adi Hariadi, dengan ini menyatakan dan menerangkan tanggal 27 Agustus 2016, hari Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB, dalam keadaan hujan atau gerimis, saya berjalan kaki dari Sunan Gunung Djati ke Makam Raja Galuh untuk berziarah atau musafir," tulis Adi dalam surat penyataan yang dibacakan tim kuasa hukum enam terpidana, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompas TV, hari Jum'at, 13 September 2024.

Baca Juga: Ini Dia 5 Kabar Gembira untuk KPM Bansos, Saldo Bantuan Rp400 Ribu Cair Hari Ini!

Dalam surat penyataan itu, Adi menceritakan bahwa saat malam kejadian itu, sebelum flyover talun ke arah Sumber berlawanan arah dengan kendaraan yang ke arah Kali Tanjung, saat sedang duduk di atas rumput di pinggir jalan dan akan makan nasi bungkus, melihat dua orang berboncengan naik motor Xeon warna biru kuning tanpa plat nomor.

"Pengendara motor tersebut kebut-kebutan dan mengendarai motor secara ugal-ugalan di seberang jalan dari posisi saya duduk ke arah flyover talun," ungkapnya.

Adi menyatakan bahwa pengendara tiba-tiba terpeleset dan jatuh dengan kondisi kedua korban yang diduga Eky dan Vina ini terpental dan jatuh ke aspal.

"Pengendara tiba-tiba terpeleset dan jatuh. Saya melihat korban laki-laki terpental ke tiang lampu dan jatuh di aspal."

Baca Juga: Pendaftaran PPPK Pemprov DKI Jakarta 2024 Dimulai Akhir September? Ini Acuan Formasi dan Persyaratan Lengkap

"Korban perempuan juga terpental dan jatuh ke pembatas jalan (trotoar) yang jaraknya sekitar 25-30 meter dari tempat saya duduk," jelasnya.

Menurutnya setelah terpeleset dan jatuh, kedua korban telungkup dengan kondisi luka-luka dan banyak mengeluarkan darah.

Korban laki-laki telungkup masih menggunakan helm warna merah putih bertuliskan Eky RDN dalam keadaan rusak parah.

Menurut Adi, korban laki-laki memakai kaos lengan pendek hitam, celana panjang, dan sepatu.

Korban tersebut terlihat mengeluarkan banyak darah dari belakang kepala.

Sedangkan korban perempuan yang diduga Vina saat kejadian kecelakaan tunggal tersebut tidak menggunakan helm dengan memakai pakaian warna hitam dan putih dengan jaket warna biru putih yang diikat di pinggang, celana pendek, dan sepatu sandal.

"Perempuan juga dalam keadaan telungkup, ada darah di kaki dan tangan" tambahnya.

Korban tersebut mengeluarkan banyak darah dari belakang kepala.

Adi mengaku melihat kejadian kecelakaan tunggal tersebut dan tidak melihat korban dikejar oleh pengendara motor yang lain sebelum kejadian kecelakaan terjadi.

Baca Juga: Ada Laporan Kartu KKS Mulai Terisi Saldo Rp400 Ribu! Sudah Muncul Jadwal Pencairan Bantuan Bulan Ini!

Setelah melihat kejadian kecelakaan yang menimpa Eky dan Vina, Adi yang ditemani dua orang pengendara lainnya mendekat ke arah lokasi kejadian yang tepat berada di seberang jalan tempatnya duduk untuk melihat kondisi korban.

Adi meminta salah satu warga yang juga menghampiri korban untuk segera melaporkan kejadian kecelakaan ini di Polsek Talun.

Baru setelah 20 menit pasca kejadian kecelakaan, datang empat orang polisi dengan mobil dinas menghampiri korban.

Polisi memotret korban yang masih dalam kondisi telungkup dan meminta warga yang juga ada di sekitar korban untuk membalik tubuh korban.

Baca Juga: VIRAL! Gibran Masuk Pemberitaan TV Malaysia gegara Akun Kaskus Fufufafa, Netizen: Belum Dilantik Aja Sudah Mengharumkan

"Korban laki-laki, helm dibuka oleh warga laki-laki yang disuruh oleh polisi. Polisi empat orang dibantu warga menaikkan kedua korban ke mobil dinas.

"Laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih bersuara dan terus menyebut Ya Alah berulang kali." tulis Adi Haryadi.

Adi tergugah untuk memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan PK ini karena ingin meluruskan bahwa penyebab kejadian kematian Vina dan Eky bukan harus pembunuhan melainkan kecelakaan tunggal.

"Saya melihat chanel TV lalu ada berita ini, wah ini tidak benar, meninggal bukan karena pembunuhan tetapi kecelakaan,' ujar Adi saat ditanya salah satu kuasa hukum enam terpidana.

"Saya tergugah untuk mau bersaksi karena saya tahu kejadian itu dan bisa dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat," pungkasnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Adi Hariadi
# Vina Dewi Arsita
# Muhammad Rizky Rudiana

News Update

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.