AYOJAKARTA.COM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali menjadi sorotan publik.
Ia resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah. Febrie merupakan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang kini terjerat kasus korupsi.
Hotman mengonfirmasi penunjukan ini secara langsung kepada media pada Jumat, 17 Juli 2026.
Ia mendampingi Febrie Adriansyah dalam proses pemeriksaan di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta.
Penunjukan ini memicu banyak spekulasi di tengah masyarakat, terutama soal besaran honor yang diterima Hotman.
Kasus yang menjerat Febrie tergolong perkara kakap. Penyidikan perkara ini melibatkan dugaan korupsi tata kelola batu bara, PT Asabri, hingga dugaan pencucian uang.
Pihak kepolisian sebelumnya telah menetapkan Febrie dan pihak swasta berinisial DR sebagai tersangka.
Seluruh berkas perkara dan barang bukti kini telah dialihkan dari Polri ke Kejaksaan Agung.
Sinergi ini ditandai dengan penerbitan surat perintah penyidikan baru oleh Kejagung.
Tim khusus berisi sembilan jaksa senior juga telah dibentuk untuk menangani kasus ini.
Rekam Jejak Honor Fantastis Hotman Paris
Penunjukan Hotman Paris dalam kasus besar selalu dikaitkan dengan nilai tarifnya.
Publik menerka berapa bayaran yang disiapkan untuk sang pengacara senior.
Rasa penasaran ini bukan tanpa alasan mengingat rekam jejak Hotman yang bernilai fantastis.
Dalam sebuah acara talk show di televisi pada tahun 2025, Hotman sempat membongkar pendapatan tertingginya.
Ia mengaku pernah menerima honorarium sebesar 12 juta Dolar Amerika Serikat dalam satu perkara. Angka tersebut setara dengan Rp200 miliar.
"Jujur, saya pernah dapat honor USD 12 juta, atau sama dengan Rp200 miliar, dalam satu perkara. Itu kenyataan," ujar Hotman Paris Hutapea dalam sebuah program talk show QnA yang tayang di Metro TV.
Hotman juga pernah membandingkan pendapatannya dengan gaji pejabat publik.
Bagi pengacara sekelas dirinya, menghasilkan miliaran rupiah per bulan bukanlah hal sulit.
Pernyataan blak-blakan ini makin memperkuat citranya sebagai pengacara bertarif mahal.
Spekulasi Tarif Pengacara Kasus Febrie Adriansyah
Penanganan kasus mantan pejabat sekelas Jampidsus membutuhkan strategi hukum yang rumit.
Kasus korupsi dan TPPU tingkat tinggi selalu melibatkan nilai aset yang sangat besar.
Hal ini membuat publik menduga honor Hotman bisa menembus puluhan hingga ratusan miliar rupiah.
Meskipun begitu, belum ada rincian resmi mengenai nominal kontrak kerja sama antara Hotman dan Febrie.
Namun, keterlibatan pengacara ternama ini dipastikan membuat proses hukum kasus tersebut makin menarik untuk dikawal.***
Share this article
Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.