AYOJAKARTA.COM - PAM Jaya bergerak cepat menangani kebocoran pada pipa berdiameter 800 milimeter yang berada di Jalan M.I. Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat.
Insiden tersebut terjadi setelah jaringan pipa terdampak aktivitas pekerjaan Jakarta Sewerage Development Project ( JSDP ) yang tengah berlangsung di lokasi.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan kebocoran bermula ketika kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.
Aktivitas tersebut menyebabkan kerusakan pada pipa sehingga air keluar dalam jumlah cukup besar dan memerlukan penanganan segera.

Menindaklanjuti kejadian itu, jajaran direksi PAM Jaya langsung meninjau lokasi untuk memastikan proses perbaikan berjalan cepat, tepat, sesuai prosedur.
Tim teknis juga telah diterjunkan guna mempercepat penanganan dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja dan kualitas perbaikan.
“Ini ada accident dari pekerjaan JSDP. Kontraktor melakukan checking dan menabrak pipa 800 mm kita hingga kemudian terjadi kebocoran yang sangat signifikan yang perlu kita perbaiki dalam waktu dekat. Kami semua tim sedang melakukan rekayasa air dan kita perlu maksimal dua hari untuk melakukan perbaikan,” ujar Arief.
Untuk alternatif kebocoran pipa ini, PAM Jaya melakukan rekayasa distribusi air untuk menjaga layanan tetap berjalan selama proses penanganan.

Pelanggan diperkirakan hanya mengalami penurunan tekanan atau berkurangnya suplai air, tidak sampai menyebabkan layanan terhenti sepenuhnya.
“Jadi akan ada sedikit gangguan air ke pelanggan. Airnya tidak mati, berkurangnya suplai tidak terlalu banyak, tetap bisa beraktivitas dan tidak mengganggu kebutuhan air yang ada di pelanggan,” katanya.
Lebih lanjut, Arief mengatakan pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar distribusi air tetap mengalir selama proses perbaikan berlangsung, dengan situasi yang pastinya airnya sedikit berkurang.
PAM Jaya juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pelaksana proyek, untuk mempercepat proses perbaikan dan meminimalkan dampak terhadap jaringan perpipaan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penanganan berlangsung,” tandasnya.
Arief menginformasikan pekerjaan perbaikan ini dijadwalkan pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 22.00 WIB hingga Selasa, 21 Juli 2026 pukul 04.00 WIB.
Suplai air diperkirakan kembali normal secara bertahap mulai Selasa, 21 Juli 2026 pukul 10.00 WIB.
Berikut adalah wilayah yang berpotensi terdampak Kelurahan Ancol, Cideng, Duri Pulo, Gambir, Glodok, Karang Anyar, Kartini, Keagungan, Kebon Kelapa, Krukut, Maphar, Mangga Besar, Mangga Dua Selatan, Pasar Baru, Penjaringan, Petojo Selatan, Petojo Utara, Pinangsia, Tambora, Taman Sari, dan Tangki.***
Share this article
Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.