KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Kota Bekasi sejak pekan lalu kembali masuk zona merah di Jawa Barat dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan.
Meski demikian, Pemerintah Kota Bekasi tak ingin fokus pada hal itu, melainkan penanganan serta pencegahan yang dilakukan secara masif dan terukur.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, penanganan Covid-19 di Kota Bekasi bahkan mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Hal ini tak lepas dari tata kelola penanganan dan tracking yang agresif.
AYO BACA : Perum Zamrud Bekasi Siap-siap Padam Listrik Siang Ini
“Dalam men-tracking kasus positif, bukan takut pada banyak kasus positifnya, tapi kita mencegah jangan sampai angka kematiannya tinggi,” kata pria yang akrab disapa Pepen itu saat dikonfirmasi Ayobekasi.net, Senin (9/11/2020).
“Di Kota Bekasi angka kematiannya hanya 3%, tapi angka kesembuhannya luar biasa tinggi,” lanjut dia.
Lebih jauh Pepen mengungkapkan, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Bekasi mencapai 86%, atau jauh melewati standar yang ditetapkan Who maupun pemerintah pusat sebesar 70%.
AYO BACA : Perkampungan Bantar Gebang Dapat Bantuan Pembangunan MCK
“Jadi, kita fokus pada penanganannya. Kita punya kapasitas rumah sakit yang memadai, kita juga punya alat PCR, punya ruang isolasi. Dari 1017 RW, paling tinggi 43 yang terdampak. Tidak sampai 10%,” ujarnya.
Informasi saja, Kota Bekasi kembali masuk zona merah Covid-19 di Jawa Barat sejak pekan lalu setelah sebelumnya sempat berada di zona oranye. Kasusnya pun menembus 7.325 orang hari ini.
Berdasarkan data real time yang ditampilkan website corona.bekasikota.go.id, Senin (9/11/2020), ada penambahan kasus positif sebanyak 67 orang menjadi 7.325 orang.
Dari jumlah tersebut, mereka yang berhasil sembuh bertambah 15 orang menjadi 6.739 orang. Sementara yang masih menjalani perawatan maupun isolasi juga tercatat meningkat 52 orang menjadi 443 orang.
AYO BACA : Kembali Masuk Zona Merah, Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 7.325 Kasus

Share this article
penanganan Covid-19 di Kota Bekasi bahkan mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil