KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Wilayah Kota Bekasi masih menitikberatkan pada persoalan ekonomi meski di tengah isu DKI Jakarta akan menerapkan PSBB Total Senin, 14 September mendatang.
Itu terlihat lantaran Kota Bekasi tetap fokus pada kebijakan Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) dimana tempat hiburan dan wisata alam pun masih buka serta beroperasi normal.
AYO BACA : 3 Raperda Usulan Pemprov DKI Masuk Bahasan DPRD
Kabag Humas Pemkot Bekasi Sajekti Rubiyah menjelaskan, perpanjangan masa ATHB memungkinkan tempat wisata alam dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Pemkot Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus melakukan monitoring secara masif kepada pelaku usaha kepariwisataan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk pada para pengunjung,” kata Sajekti dalam keterangannya, Jumat (11/9/2020).
AYO BACA : PSBB Total Ditetapkan, Masjid Agung Sunda Kelapa Akan Hentikan Kegiatan Ibadah Sementara
Dia menjelaskan, ada sembilan syarat protokol kesehatan yang wajib dipenuhi pelaku usaha kepariwisataan. Pertama, mewajibkan pekerja dan pengunjung mengenakan masker. Kedua, melakukan pengecekan suhu tubuh bagi seluruh pekerja dan pengunjung.
Ketiga, menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai. Keempat, menyediakan hand sanitizer yang mudah diakses oleh pekerja dan konsumen. Kelima, menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat dan dapat dibuktikan dengan tes Covid-19 seluruh karyawan.
“Selanjutnya, melakukan pembersihan dan disinfeksi sebelum beroperasi secara berkala di area kerja dan area publik,” ujarnya.
Kemudian, melakukan pembatasan jarak fisik minimal 1,2 meter, memasang media informasi yang berisi ketentuan pembatasan jarak fisik dan cuci tangan. Terakhir, melakukan upaya untuk meminimalisir kontak dengan pelanggan.
AYO BACA : JAKARTA PSBB TOTAL: 5 Minggu Terakhir Ibu Kota Zona Merah!

Share this article
“Pemkot Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus melakukan monitoring secara masif kepada pelaku usaha kepariwisataan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk pada para pengunjung,” kata Sajekti dalam keterangannya, Jumat (11/9/2020).