CIKARANG PUSAT, AYOJAKARTA.COM – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi kembali melonjak pasca ditemukan ratusan karyawan PT LG Electronics Indonesia terkonfirmasi positif.
Awalnya, ada 238 karyawan yang positif, namun seiring dengan penelusuran serta pelacakan kontak erat yang dilakukan tim Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, maka terjadi penambahan.
AYO BACA : Setelah LG, Kini 71 Karyawan Suzuki Bekasi Terpapar Covid-19
“Perkembangan hari ini ada 248 (kasus positif dari klaster LG),” kata Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah saat dihubungi Ayobekasi.net, Jumat (28/8/2020).
Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr Irfan Maulana mengungkapkan bahwa kasus yang terjadi di perusahaan itu merupakan imported case atau kasus impor di mana transmisi penularan tidak terjadi secara lokal.
AYO BACA : Karyawan Positif Covid-19, Manajemen LG Sebut Sudah Patuhi Protokol Kesehatan
“Ini adalah kasus poradis, imported case. Jadi (karyawan) tinggal di zona merah dan bekerja di Kabupaten Bekasi, (lalu) terjadi transmisi,” kata Irfan dalam keterangannya, Kamis (27/8/2020).
“Tidak bisa kita pungkiri bahwa Kabupaten Bekasi beririsan langsung dengan Kota Bekasi dan DKI Jakarta. Ada yang tinggal di Jakarta atau Kota Bekasi, bekerja di wilayah Kabupaten Bekasi, dan begitu juga sebaliknya,” lanjut dia.
Manajemen PT LG Electronics Indonesia sudah menutup sementara operasional kantor dan pabrik yang terletak di kawasan MM 2100, Cikarang Barat sejak 24 Agustus 2020 hingga sembilan hari ke depan.
AYO BACA : Penyebaran Covid-19 di Pabrik LG Disebut Kasus Impor

Share this article
Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi kembali melonjak pasca ditemukan ratusan karyawan PT LG Electronics Indonesia terkonfirmasi positif.