CIKARANG PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan segera melakukan revitalisasi Pasar Induk Cibitung dalam waktu dekat. Konsep yang diusung pun inovatif, yakni zero waste alias tanpa limbah.
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menjelaskan bahwa konsep tersebut diambil lantaran sesuai dengan konsep pasar yang memiliki SNI (Standar Nasional Indonesia).
“Pasar SNI itu ada kriterianya kayak toiletnya bersih, sirkulasi udara juga baik, fasilitas lengkap ada ruang laktasi, pos kesehatan, keamanan, ramah bagi disabilitas dan lansia, dan zero waste,” kata Eka di Cikarang, Kamis (25/6/2020).
Lebih lanjut, dia mengatakan jika sebenarnya ada banyak pasar yang ditargetkan menjadi pasar SNI dimana salah satunya adalah Pasar Induk Cibitung.
Adapun untuk revitalisasi tersebut, Pemkab Bekasi menggandeng PT Citra Prasasti Konsorindo dengan total nilai anggaran mencapai Rp 190 miliar.
“Saya mengharapkan revitalisasi ini harus betul betul menjadi lebih baik dari sekarang,” ujarnya.
“Sesuai dengan tahapan, pasar-pasar di Kabupaten Bekasi dapat menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bekasi. Dan menjadi roda perekonomian masyarakat,” lanjut Eka dilansir Ayobekasi.net.
Kepala Cabang PT Citra Prasasti Konsorindo Mochammad Faisol mengatakan, sampah dan saluran drainase menjadi fokus utama perbaikan.
Sistem pengolahan sampah terpadu nantinya akan diolah langsung menjadi pupuk dan dapat dimanfaatkan kembali.
“Insya Allah Pasar Induk Cibitung ini akan menjadi pilot project. Semuanya tanpa ada limbah sama sekali. Nanti akan menjadi pupuk organik yang dapat dimanfaatkan,” kata dia.

Share this article
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menjelaskan bahwa konsep tersebut diambil lantaran sesuai dengan konsep pasar yang memiliki SNI (Standar Nasional Indonesia).