BEKASI, AYOJAKARTA.COM--Kepolisian Resor Bekasi Kota akan membuat 10 pos pengamanan (pospam) dalam rangka mengawal pengamanan operasi ketupat jaya 2019.
Kepala Polres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengatakan didirikannya 10 pospam yang tersebar di berbagai titik itu dikurangi jumlahnya daripada operasi ketupat tahun sebelumnya.
"Pada tahun ini, kita ada sedikit perubahan, kalau tahun lalu itu kita ada sekitar 15 pospam, sekarang kita efektifkan hanya 10 pospam dengan harapan ini efektif. Jadi yang tidak efekfif jadikan pos pantau," kata Indarto, Rabu (29/5/2019).
Dia mengatakan keefektifan tersebut supaya anggota bisa lebih terpusat. Untuk satu pospam, pihaknya menempatkan sebanyak 15 personel.
Adapun pospam-pospam itu didirikan antara lain di stasiun, terminal dan jalur-jalur yang dipastikan dilalui oleh pemudik.
"Ini juga (15 anggota per pospam) ada kaitannya agar anggota tidak terpecah-pecah, agar kekuatan semakin banyak, jadi relatif lebih aman," terang Indarto.
Secara keseluruhan, pihaknya akan menurunkan personel sekitar 800 orang. Jumlah itu akan ditambah dari personel dishub, TNI, Satpol PP, dan Pramuka.
Berkaca pada tahun sebelumnya, Indarto mengatakan selama periode arus mudik dan balik lebaran, potensi kerawanan di Kota Bekasi antara lain pada masalah kemacetan, pencurian dan kebakaran pada rumah yang ditinggal mudik.
Karena itu, pihaknya juga akan menggiatkan patroli saat operasi ketupat jaya berlangsung.
"Di kita tidak ada titik rawan celaka, tetapi macet, kebakaran, dan rumsong (pencurian rumah kosong). Makanya nanti patroli di tingkatkan," tandasnya.
AYO BACA : Libur Lebaran, Kota Bekasi Andalkan Wisata Kuliner dan Buatan
AYO BACA : Inspektorat Larang Pejabat Bekasi Terima Bingkisan Lebaran
Share this article
Kepolisian Resor Bekasi Kota akan membuat 10 pos pengamanan (pospam) dalam rangka mengawal pengamanan operasi ketupat jaya 2019.