TEBET, AYOJAKARTA.COM - Direktur Utama bank bjb syariah Indra Falatehan mengemukakan, hingga Triwulan III Tahun 2020, bank bjb syariah mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 9,95% secara year on year (yoy) menjadi Rp8,049 triliun.
Pertumbuhan aset tersebut didorong oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Pembiayaan. DPK pada Triwulan III terealisasi sebesar Rp6.094 triliun atau tumbuh sebesar 7,4% (yoy) dari triwulan yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp5,674 triliun.
AYO BACA : Jelang Libur Akhir Tahun, bank bjb Pastikan Likuiditas Lancar & Layanani Operasional Terbatas
Sedangkan pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp5,653 triliun atau tumbuh sebesar 8,44% (yoy) dari tahun sebelumnya sebesar Rp5,213 triliun
Seiring dengan capaian tersebut, ada sederet penghargaan yang diraih. bank bjb syariah berhasil memperoleh sejumlah apresiasi bergengsi sebagai salah satu indikator pencapaian prestasi.
AYO BACA : Sukseskan Program Sejuta Rumah, bank bjb Siap Kembali Lampaui Target KPR FLPP
Jelang penutup tahun, bank bjb syariah memperoleh tiga penghargaan. Pertama, penghargaan Anugerah Syariah Republika tahun 2020 sebagai bank syariah terbaik BUKU I.
Kedua, Indonesia Trusted Companies dalam ajang Indonesia Good Corporate Governance Award The Most Trusted Companies 2020 yang digelar oleh Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) dengan Majalah SWA.
Terakhir, bank bjb syariah berhasil meraih penghargaan dari Cambridge International Financial Advisory (IFA) dalam ajang Islamic Retail Bank Awards (IRBA) 2020 sebagai The Most Innovative Islamic Retail Bank in Indonesia 2020.
"Penghargaan ini merupakan amanah yang harus kami jaga dan insyaallah penghargaan ini akan semakin memacu semangat kami agar selalu memberikan pelayanan dan inovasi terbaik bagi nasabah, serta memberikan kemaslahatan untuk negeri," kata Indra.
Deretan penghargaan yang diraih melengkapi catatan tren positif kinerja bank bjb syariah sepanjang tahun 2020.
AYO BACA : Terus Tumbuh, bank bjb Optimis Pertahankan Konsistenya di 2021

Share this article
Pertumbuhan aset tersebut didorong oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Pembiayaan. DPK pada Triwulan III terealisasi sebesar Rp6.094 triliun atau tumbuh sebesar 7,4% (yoy) dari triwulan yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp5,674 triliun.