JAKARTA, AYOJAKRATA.COM – Sikap tegas ditunjukkan Apple dan Google menyikapi perkembangan virus corona yang mewabah di seluruh dunia. Untuk memerangi misinformasi di dunia maya, Apple dan Google kompak mulai menindak tegas aplikasi-aplikasi terkait virus corona.
AYO BACA : Siap Diluncurkan, Simak Spesifikasi Vivo Nex 3s 5G
Para pengembang aplikasi mengaku bahwa Apple telah menolak semua aplikasi terkait virus corona di toko App Store yang tidak berasal dari lembaga resmi seperti organisasi kesehatan dunia atau pemerintah.
AYO BACA : Ini Perbedaan Samsung Galaxy S20 di Indonesia dan Versi Global
Empat perusahaan developer, kepada CNBC mengungkapkan bahwa Apple telah menolak aplikasi mereka, yang berisi data jumlah pengidap virus corona di seluruh dunia. Padahal, keluh para developer itu, mereka menggunakan data dari sumber-sumber terpercaya seperti organisasi kesehatan dunia (WHO).
Salah satu developer mengaku seorang pegawai Apple menghubungi mereka via telepon dan menjelaskan bahwa semua informasi terkait virus corona akan diterima jika berasal dari lembaga kesehatan resmi dan pemerintah.
Sementara Google juga dilaporkan tidak memunculkan hasil apa pun untuk pencarian terkait virus corona di Play Store. Meski demikian Google sampai saat ini belum memberikan keterangan resmi soal aplikasi-aplikasi terkait virus corona.
Google dan Apple tidak sendiri dalam upaya untuk menghentikan hoaks dan kabar bohong soal virus corona. Sebelumnya Twitter dan Facebook juga telah menegaskan akan meredam informasi-informasi soal virus corona di platform media sosial mereka.
AYO BACA : Dampak Virus Corona, Ini Prediksi Analis tentang Apple
![Logo Apple di Macbook. [Shutterstock]](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/20/logo-apple.jpg)
Share this article
Sikap tegas ditunjukkan Apple dan Google menyikapi perkembangan virus corona yang mewabah di seluruh dunia.