AYOJAKARTA.COM – Teknologi mobil listrik ternyata sudah dikembangkan Volkswagen (VW) sejak tahun 1970-an. Produsen otomotif asal Jerman ini memulainya dari produk Bulli dan Beetle yang dikembangkan langsung oleh divisi pengembangan mobil listrik.
AYO BACA : Berpotensi Korsleting, Kia Recall Ribuan Unit Sedona dan Sorento
Melansir Carscoops, divisi pengembangan VW pertama kali menyajikan prototipe mobil listrik pikap pada 1972. Tidak lama kemudian perusahaan otomotif yang berpusat di Wolfsburg ini mulai melakukan produksi.
AYO BACA : Kemenhub Komit Gunakan Mobil Listrik untuk Kendaraan Operasional
Kendaraan berbobot 2.170 kg terbilang sangat besar bila dibandingkan dengan kendaraan saat ini. Baterainya sendiri sudah menyumbang bobot 880 kg.
Dengan kapasitas yang dimiliki, baterai mampu menyimpan tenaga sebanyak 21.1 kWh dengan jarak tempuh hingga 85 km kala itu.
Saat itu, VW datang dengan stasiun penggantian baterai di Tiergarten, bekerja sama dengan Rhenish-Westphalian Electricity dan kemudian General Electric Street Vehicle, di mana unit dapat ditukar dengan yang terisi penuh hanya dalam 5 menit.
Alternatif lainnya adalah mengisi baterai dari Varta, menggunakan antarmuka di belakang kendaraan.
AYO BACA : Selama 3 Hari Digelar, BCA Expoversary 2020 Catat Transaksi Rp 5,6 Triliun
![Ilustrasi mobil listrik VW [Telegraph].](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/20/mobil-listrik-vw.jpg)
Share this article
Teknologi mobil listrik ternyata sudah dikembangkan Volkswagen (VW) sejak tahun 1970-an. Produsen otomotif asal Jerman ini memulainya dari produk Bulli dan Beetle yang dikembangkan langsung oleh divisi pengembangan mobil listrik.