PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan LPG subsidi 3 kilogram (Kg) di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, tetap aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Setelah melakukan pengecekan langsung di lapangan, Pertamina menemukan adanya peningkatan kebutuhan LPG 3 Kg di wilayah tersebut.
Kenaikan konsumsi terutama berasal dari kalangan petani yang memanfaatkan pompa air berbahan bakar LPG untuk mengairi sawah tadah hujan.
Pjs. Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Dila Amanda Kenniza, menjelaskan bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu faktor utama meningkatnya penggunaan LPG di sektor pertanian.
"Saat ini terjadi peningkatan kebutuhan LPG 3 Kg di masyarakat, khususnya di kalangan petani yang menggunakan pompa air berbahan bakar LPG untuk mengairi sawah tadah hujan. Kondisi ini dipicu oleh curah hujan yang relatif rendah di wilayah Indramayu, sementara sebagian petani tengah mempersiapkan masa panen padi yang diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan ke depan," ujar Dila dalam keterangannya.
Meski demikian, Pertamina memastikan distribusi LPG subsidi tetap berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku. Perusahaan juga terus melakukan pemantauan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
"Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh menjaga penyaluran LPG Subsidi 3 Kg agar berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerimanya," katanya.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Pertamina juga mendukung langkah aparat penegak hukum dalam menangani dugaan penyalahgunaan LPG subsidi.
"Pertamina Patra Niaga mendukung penuh proses penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik ilegal penyalahgunaan LPG. Tindakan tersebut merugikan negara, mengganggu distribusi LPG subsidi, serta berdampak langsung pada masyarakat yang berhak menerima manfaat subsidi energi," tegas Dila.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli LPG hanya melalui pangkalan atau agen resmi yang memiliki identitas resmi Pertamina. Masyarakat juga diminta memastikan tabung LPG yang dibeli masih dalam kondisi tersegel sesuai ketentuan.
Selain itu, masyarakat diharapkan menggunakan LPG secara bijak dan membeli sesuai kebutuhan agar distribusi LPG subsidi tetap terjaga.
Apabila masyarakat mengalami kendala dalam memperoleh LPG subsidi atau menemukan indikasi penyalahgunaan distribusi LPG, Pertamina meminta masyarakat segera melaporkannya melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 atau melalui email [email protected] untuk mendapatkan informasi dan tindak lanjut lebih lanjut.
Share this article
Pertamina memastikan pasokan LPG 3 Kg di Gantar, Indramayu aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat agar distribusi tetap lancar.